Dahsyatnya Berpikir Positif

1. Pengobat Rasa Putus Asa

Menurut Ibu A Hamid Djali, putus asa berarti putus tali pengharapan dan tali ini sudah tidak bersambung lagi dengan cita-cita, sederhananya putus asa berarti kehilangan hubungan dengan rohaninya. Memang mereka yang putus asa, harapannya sudah putus dan seolah tidak punya harapan lagi dan ketika manusia tidak lagi memiliki harapan maka mereka tidak akan lagi melakukan usaha untuk mewujudkan keinginan dan cita-cita manusia bagi kehidupan mereka. Padahal bsa saja manusia ini memiliki cita-cita mulia namun tidak terwujud karena terjangkit penyakit putus asa dalam dirinya.
Mengerikannya penyakit putus asa sangat dekat dengan kehidupan manusia, begitu dekatnya hingga manusia tidak sadar bahwa mereka sedang dilanda keputus asaan. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja tidak peduli status sosial dan usia manusia. Penyakit ini sangat mengancam kemajuan umat manusia sehingga banyak yang menyebut bahwa penyakit keputus asaan merupakan penyakit yang mematikan. Bayangkan bagaimana nasib bangsa Indonesia dahulu jika para pejuang terjangkit penyakit mematikan ini maka belum tentu Indonesia mendapatkan kemerdekaanya. Maka dari itu seberat apapun keadaan atau kondisi menimpa, manusia harus bisa menjauhi keputus asaan dengan cara berpikir secara positif. Ketika anda berpikir positif anda dapat memberi ruang bagi diri anda untuk berpikir jernih dan kekuatan baru untuk melangkah kembali dengan cara yang baru. Apapun keadaan yang menimpa anda dan seburuk apapun itu cobalah untuk selalu berpikir positif maka hidup anda akan terasa lebih ringan.

2. Pengobat Rasa Kekecewaan

Ketika manusia mengharapkan sesuatu namun tidak terwujud maka ini akan menimbulkan kekecewaan pada diri mereka. Kekecewaan bisa terjadi dengan berbagai macam sebab dengan banyak pemicu diantaranya bisa karena janji yang tidak ditepati, pekerjaan, pertemanan atau bahkan keluarga. Kekecewaan memang merupakan hal yang normal bagi manusia namun akan lebih baik bila kekecewaan ini dapat menjadi sesuatu yang positif sehingga anda tidak terperangkap dalam kekecewaan yang berlarut. Menurut Drs. Taufik Rohman Dhohuri, M.Si jika manusia salah menyikapi rasa kekecewaanya dan tidak bisa mengalihkannya ke hal positif maka mereka cenderung akan melampiaskannya ke hal yang negatif seperti kejahatan kriminal, kekerasan pada diri sendiri dan orang lain atau parahnya tindakan bunuh diri. Untuk menyembuhkan rasa kecewa anda maka cobalah untuk berpikir secara positif , cobalah untuk melihat kemungkinan-kemungkinan positif dari sikap orang yang mengecewakan anda. Jika tidak cobalah untuk menjadikan kekecewaan anda ini sebagai pembelajaran dalam hidup agar jangan sampai anda mengecewakan orang lain pula. Jangan pernah melakukan hal yang mengecewakan orang lain dengan maksud menjadikan pelampiasan rasa kecewa anda karena orang lain. Aksi balas dendam ini justru tidak akan menyembuhkan anda malah ini akan membuat anda terperangkap dengan dendam anda dan mencari pelarian terus- menerus untuk mengecewakan orang agar anda merasa lega. Namun dengan berpikir positif anda dapat mengatasi kekecewaan anda sehingga hati akan merasa tenang dan tentram yang mampu mendorong anda untuk menjalani kehidupan yang penuh liku.

3. Penawar Racun Kebencian

Kebencian merupakan godaan terbesar dari manusia dimana rasa tidak suka gampang muncul dalam diri kita. Kebencian biasa muncul ketika ada penghalang untuk kita merasa bahagia, misalkan ketika mendapat kritik kita akan menjadi kesal dan benci karena itu membuat kita tidak bahagia, begitupula ketika kita lapar dan tidak bisa makan kita akan kesal dan benci dengan situasi ini karena menghalangi kita dari rasa bahagia. Namun banyak orang lupa bahwa kehidupan didunia ini mempunyai sisi yang bermacam-macam ada yang baik dan buruk, sedih dan bahagia, kesuksesaan dan kegagalan, semua memiliki waktunya masing-masing dan hal ini harus diterima oleh manusia. Anda perlu sadar bahwa anda tidak bisa menolak hal-hal yang anda benci karena ini merupakan bagian dari kehidupan yang harus dilalui dan diterima oleh setiap manusia. Dengan menerima anda akan lebih bisa merasa ikhlas dan pasrah dalam menjalankannya karena anda percaya bahwa waktu yang tidak menyenangkan ini akan terlewati.

4. Menetralisir Rasa Kecemasan

Seringkali manusia cemas dalam memikirkan masa depan yang akan datang apakah akan lebih baik atau lebih buruk dari keadaan saat ini. Seringkali pikiran-pikiran seperti ini biasa dirasakan oleh mereka yang memasuki usia matang, mereka cenderung lebih sering gelisah dan cemas dalam menghadapi realita kehidupan. Manusia menjadi cemas dan khawatir karena ketidaktahuan mereka yang pada akhirnya menimbulkan kecemasan kalau-kalau apa yang diinginkan tidak sesuai kedepannya. Maka dari itu jangan sampai anda membiarkan kecemasaan ini terlalu lama bersarang dalam pikiran anda. Pangkaslah pikiran seperti ini dengan cara berpikir positif, hal ini akan membantu anda untuk lebih tenang dan fokus dalam menjalankan kewajiban anda saat ini. Menurut hasil penelitian Maya Pangastuti mengenai pengaruh berpikir positif terhadap kecemasan siswa, mereka yang mengikuti pelatihan berpikir positif memiliki kecemasan lebih rendah dibanding mereka yang tidak mengikuti pelatihan ini. Begitupula dengan hasil penelitian oleh Sonya Rosman terhadap mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi mereka dimana mereka yang diberi pelatihan berpikir positif mengalami penurunan dalam tingkat kecemasan. Terbukti dengan berpikir positif maka anda akan dapat mengurangi rasa kecemasan anda. Kerjakan apapun sebaik mungkin disaat ini dan jangan takut karena dengan melakukan yang terbaik kita membuat kehidupan yang lebih baik nantinya dan jangan khawatir ketika anda terpuruk karena semua hanya akan bersifat sementara.

5. Menguatkan Kualitas Mental

Di era seperti ini ketika persaingan semakin ketat ditambah pasar bebas dibuka maka kekuatan mental sangat dibutuhkan disini. Persaingan hidup yang tidak diimbangi dengan kekuatan mental yang baik dapat menyebabkan manusia terhempas dari persaingan ini. Setiap manusia memiliki kualitas mentalnya masing-masing, ada yang kuat, ada yang lemah dan ada yang biasa saja. Mereka yang bermental kuat tidak mudah diombang ambingkan situasi yang ada di sekelilingnya, justru mereka mampu mengubah situasi yang ada disekelilingnya. Berkebalikan dengan mereka yang bermental lemah, mereka akan kesulitan dalam mencapai sesuatu yang diinginkan. Namun perlu diingat bahwa kualitas mental dapat diubah sama dengan halnya otot anda bisa mengubahnya menjadi kuat dan berbentuk. Ada beberapa cara yang anda bisa lakukan untuk membuat mental anda semakin kuat yakin dengan berpikir positif, hal ini diakui mampu meningkatkan kualitas mental seseorang. Media harian online di luar negeri pernah membuat artikel mengenai kesehatan jiwa, dimana dalam artikel ini menyebutkan bahwa ketakutan berasal dari pikiran negatif. Dengan menjadi pemikir positif anda akan menghilangkan rasa takut dan memunculkan keberanian.

6. Meningkatkan Kepercayaan Diri

Kepercayaan diri menjadi hal yang paling penting dalam hidup manusia bayangkan bagaimana manusia hidup tanpa kepercayaan diri maka akan banyak kesempatan dan keinginan yang terlewat. Kepercayaan diri sangat dipengaruhi oleh lingkungan dan cara berpikir seseorang, bukan pada bawaan lahir sehingga kepercayaan diri bisa ditingkatkan. Untuk meningkatkan kepercayaan diri manusia perlu berpikir secara positif. Ubahlah cara pandang anda dalam melihat kejelekan diri anda, percayalah bahwa semua orang memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Ingat bahwa tidak ada orang yang sempurna didunia ini semua manusia pasti memiliki kekurangan. Norman Canfield melihat bahwa suara dalam diri manusia cenderung menilai jelek dirinya sendiri namun ini akan berbahaya karena suara dalam diri dapat mengubah kepercayaan diri orang menjadi semakin rendah maka dari itu anda harus memaksa suara dalam diri anda untuk positif sehingga hal ini dapat meningkat kepercayaan diri anda. Jangan hiraukan suara diluar diri anda yang menunjuk anda tidak dapat melakukan suatu hal, lawanlah dengan pembuktian anda. Jangan pernah takut salah karena kesalahan yang anda buat menjadi pembelajaran keberhasilan anda.

7. Meningkatkan Kualitas Kesehatan Fisik

Napoleon Hill dalam bukunya Succes The Best of Napoleon Hill melihat bahwa kesehatan pikiran memiliki kaitan erat dengan kesehatan fisik dan tidak dapat dipisahkan. Apa yang mempengaruhi pikiran juga akan mempengaruhi tubuh. Hasil penelitian membuktikan kecemasan pikiran dapat memicu tubuh untuk melepas hormon adranalin secara berlebihan yang berakibat jantung berdetak cepat dan meningkatkan tekanan darah yang berakibat pada penyakit jantung. Maka dari itu jagalah kesehatan pikiran anda dengan cara berpikir positif karena mereka yang berpikir positif dapat selalu memahami realitas kehidupan dengan cara yang positif. Tantangan dan banyaknya persoalan akan dilihat sebagai suatu hal yang biasa dan tidak membebani karena dilihat secara positif. Orang yang berpikir positif akan cenderung tersenyum dalam menghaadapi situasi ini walaupun berat namun justru dengan tersenyum anda bisa mendapatkan kekuatan dan keringanan dari kesusahan yang sedang didapat. Hasil penelitian lain menunjukan bahwa optimis yang dihasilkan dari berpikir positif dapat memperngaruhi kesehatan seseorang, bahkan meningkatkan sistem imun tubuh manusia.

8. Memupuk Kualitas Konsistensi

Mereka yang selalu berpikir positif tentu memiliki kualitas konsistensi yang kuat, mereka tidak mudah terpengaruh oleh keadaan lingkungan yang membuat mereka berhenti melakukan sesuatu yang penting. Bagi orang yang berpikir positif, cita-cita dan keinginan akan diperjuangkan hingga akhir karena jangan sampai apa yang ingin dicapainya berhenti ditengah jalan karena lingkungan yang tidak mendukung. Seringkali lingkungan menjadi tantangan terbesar dari manusia apalagi kalau apa yang kita kerjakan bertolak belakang dengan apa yang dilakukan lingkungan kita. Jika tidak memiliki konsistensi kuat maka pasti manusia akan mudah terbawa oleh arus lingkungan, maka dari itu jadikanlah hal ini menjadi bentuk perjuangan untuk melawan lingkungan yang tidak mendukung anda untuk mencapai kesuksesan. Pengorbanan ini bisa berupa dikucilkan dari lingkungan karena dianggap sombong atau bahkan aneh. Maka dari itu jika ingin sukses mulailah dari sekarang untuk memiliki konsistensi yang kuat karena jika tidak maka anda akan mudah terombang-ambing oleh keadaan. Pahami bahwa apa yang membuat anda menjadi tidak konsisten terhadap pencapaian harus dilihat sebagai sesuatu yang tidak boleh diikuti sehingga kedepannya sebesar apapun halangan dan rintangan yang menghadang tidaklagi menjadi persolan penting yang harus dipikirkan.

9. Meningkatkan Kualitas Kreatifitas

Mereka yang berpikiran positif kemungkinan besar memiliki daya kreatifitas yang tinggi dibanding mereka yang sering berpikir negatif, hal ini dikarenakan untuk menjadi kreatif mereka harus terlebih dahulu berpikir secara positif. Mereka akan berpikir mengenai peningkatan kreasi dan aksi untuk kemajuan diri agar menjadi lebih baik dari hari ke hari. Sebaliknya mereka yang sering berpikir negatif akan sangat berat untuk menjadi kreatif karena mereka tidak sempat dan tidak memberi ruang untuk melihat peluang-peluang yang ada untuk pengembangan diri mereka karena terlalu mengeluh terus menerus. Persoalan yang harusnya dilihat sebagai peningkatan kualitas diri malah dianggap sebagai beban hidup yang membuat diri mereka tidak bahagia dan jika ada kesempatan pun mereka akan memilih untuk menghindar dari persoalan yang membuat mereka tidak nyaman dan memilih hal-hal yang menyenangkan dan nyaman untuk mereka. Orang yang berpikir negatif akan melihat pencapain orang lain sebagai hal yang mengancam dan berakhir dengan menjelek-jelekan pencapain orang lain. Padahal pikiran negatif seperti ini malah dapat menimbulkan kesakitan bagi diri mereka sendiri karena banyaknya kebencian dalam diri mereka. Berbeda dengan mereka yang berpikiran positif, mereka akan melihat bahwa keberhasilan yang didapat oleh orang lain merupakan hal yang baik dan justru dirinya akan merasa tertantang untuk bisa seperti mereka yang berhasil sehingga mereka akan lebih giat dalam bekerja, berkreasi dan membuat inovasi baru dalam hidup. Energi yang positif akan memunculkan ide- ide yang positif pula dan semakin kita berpikir positif maka semakin besar pula energi positif yang kita hasilkan.

10. Perekat Kualitas Hubungan Antar Manusia

Perlu kita sadari bahwa dalam masyarakat, pergaulan sosial sangatlah luas sehingga gesekan antar manusia akan semakin sulit dihindari karena setiap manusia memiliki karakternya masing-masing dengan kepentingan yang berbeda-beda pula. Jika kenyataan ini tidak disikapi secara pofitif maka hasilnya akan berujung pada konflik yang dapat memecah persatuan antar teman bahkan saudara. Sehingga untuk menghindari hal ini mannusia harus selalu bersikap dan berpikir secara positif karena dengan ini manusia dapat menjaga kualitas hubungan persaudaraan. Dengan berpikir positif manusia akan mudah memahami saudaranya dan jika terjadi gesekan mereka akan dapat mementingkan kebersamaan bukan ego mereka sendiri. Mereka akan bersikap bijaksana dalam melihat adanya perbedaan pendapat karena mereka mengerti bahwa apa yang berbeda belum tentu salah dan malah menjadi pandangan baru untuk diri mereka dan jika disakiti mereka tidak akan membalasnya karena mereka melihat bahwa membalas rasa sakit tidak akan menyelesaiakan masalah justru berbeda dengan mereka yang berpikiran negatif mereka akan cenderung mengedepankan egonya sendiri dan merasa bahwa dirinya yang paling benar sehingga akan memicu adanya kondlik dan pepercahan.

Leave a Reply