Cara Membentuk Pola Pikir Positif

Menjadi pribadi berkualitas butuh komitmen dan perjuangan yang tinggi jika tidak maka kemungkinan besar anda tidak akan mampu menjadi pribadi yang berkualitas. Pribadi yang berkualitas disini memiliki arti bangunan karakter diri seseorang yang memiliki nilai tinggi didalamnya. Hal ini bisa dilihat melalui pembawaan sikap dan perbuatan yang ditampilkan oleh diri seserang ketika menjalin hubungan dengan orang lain. Adanya kepribadian buruk pada seseorang menimbulkan rasa tidak nyaman bagi orang lain yang berada di dekat mereka. Maka dari itu kenyaman ketika berada di dekat seseorang yang anda rasakan dapat menjadi tolak ukur apakah mereka memiliki kualitas dalam kepribadiannya. Mereka yang memiliki pribadi berkualitas dalam hidupnya tentu dipenuhi dengan kemauan untuk selalu berusaha menjadi lebih baik, pekerja keras dan tidak malas untuk aktif dalam setiap kegiatan yang didalamnya terdapat kebaikan dan kemanfaatan untuk pribadi dan orang lain. Hati dan pikiran orang dengan pribadi berkualitas selalu di isi dengan sifat kebaikan dan pikiran positif dalam menyikapi segala hal yang mereka temui dan mereka rasakan.

Mereka yang memiliki pribadi berkualitas dapat menjadi pembisnis yang sukses karena dibutuhkan sikap sabar, optimis dan tidak mudah putus asa. Walaupun untuk mencapai pribadi ini tidak mudah, namun banyak cara yang dapat dilakukan untuk meraihnya yakni dengan berpikir positif. Dengan berpikir positif lahir sikap dan sifat positif lainnya, diantaranya tidak mudah menyalahkan orang lain, tidak gampang putus asa, bersikap sabar apabila ada yang menyinggung hari dan masih banyak lagi.
Anda dapat menilai apakah diri anda berkepribadian positif atau tidak yakni dengan cara bersikap jujur terlebih dahulu dengan diri anda karena kejujuran akan mempengaruhi hasil yang akan anda capai dan memberi gambaran realitias tentang diri anda yang sesungguhnya. Jika anda menemukan ketidakbaikan maka anda harus langsung mengakui dan mengubahnya. Begitupula jika anda menemukan kebaikan maka pertahankan dan kalau mampu tingkatkan kualitas kebaikan yang anda miliki ini.

Macam-macam Berpikir Positif

Dalam kehidupan manusia mengalami banyak peristiwa dan sikap yang berbeda dalam menyingkapi peristiwa yang dialaminya. Begitupula dengan bersikap positif, setiap orang memiliki alasan masing-masing mengapa ia berpikir positif yang dapat kita kategorikan menjadi beberapa bagian:

1. Berpikir Positif Menguatkan Cara Pandang

Berpikir positif jenis ini digunakan oleh seseorang untuk mengukuhkan cara pandang tentang sesuatu yang dengan demikian ia akan merasa pandangannya benar walaupun hasilnya negatif.

2. Berpikir Positif Karena Orang Lain

Dalam berpikir positif ada juga yang berlandaskan karena pengaruh orang lain seperti contoh ketika menonton acara olahraga anda tiba-tiba ingin berolahraga pula. Bisa jadi nanti ketika anda memulai berlatih anda mendapatkan berat badan dan kesehatan yang diinginkan namun bisa jadi kegiatan olahraga itu anda tinggalkan setelah berkali-kali dilakukan. Pengaruh berpikir positif dengan cara ini bisa menjadi negatif bagi sebagaian orang yang terpengaruh orang lain namun kemudian kehilangan semangat dan merasa frustasi. Namun terpengaruh positif juga dapat mendorong seseorang untuk ikut memulai dan membuang-buang waktu untuk sesuatu yang negatif atau berkeluh kesah. Hal ini malah akan membuat mereka untuk terus melihat dan memperbaiki perbuatannya sampai ia berhasil meraih yang ia inginkan.

3. Berpikir Positif Karena Momen Tertentu

Manusia dapat berpikir positif karena adanya momen tertentu dimana momen ini memiliki ikatan spiritual antara manusia dan semesta. Adakalanya ketika mendekati hari raya manusia mencoba untuk lebih memperhatikan perilakunya dan hati-hati dalam bersikap terhadap orang lain dan diri sendiri. Namun seringkali setelah hari raya manusia kembali ketabiatnya yang biasa dan bahkan terkadang lebih bisa parah dari sebelumnya. Hal ini dikarenakan pikiran dan perilaku positifnya bergantung pada momen tertentu bukan pada nilai yang lama namun selain bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki perilaku, berpikir positif yang berkaitan dengan waktu in bisa dimanfaatkan untuk membangun kebiasaan positif yang baru.

4. Berpikir Positif Saat Menghadapi Kesulitan

Ketika manusia mengidap penyakit berbahaya yang mungkin berdampak pada kehilangan salah satu organ tubuhnya karena kecelakaan atau hal lain mereka melalui beberapa tahapan kejiwaan yang berlangsung sekian lama. Manusia dalam fase ini dapat berhenti pada sikap menerima dan berusaha untuk tetap maju, berpikir positif dan fokus pada upaya menyelesaikan masalah. Sebagian orang menghadapi maslaah dalam hidupnya dengan sikap negatif dan menjadi dendam pada segala sesuatu pikiran negatif, konsentrasinya pada kemungkinan terburuk dan perasaan negatif. Hal ini tentu akan mempengaruhi perlikau dan semua sisi hidupnya.

5. Selalu Berpikir Positif

Jenis berpikir positif ini merupakan yang paling baik dan kuat karena tidak terpengaruh oleh lingkungan dan waktu disekelilingnya. Mereka yang berpikiran positif tidak akan tepengaruh apapun dan siapapun, sebaliknya ketika manusia dalam keadaan kritis seseorang dapat menggunakan senjata ampuh untuk menguasai siapapun.

 

Image : www.peacerevolution.com

Leave a Reply