Kerja Produktif

Setiap orang pasti memiliki kebiasaan entah itu baik atau buruk, namun apapun jenis kebiasaan ini jika telah terbiasa dilakukan maka akan membentuk sikap dan kecenderungan. Menurut Brian Tracy dalam bukunya “Change Your Thinking Change Your Life”, kebiasaan merupakan salah satu cara otomatis dalam menanggapi atau bereaksi pada sebuah situasi. Ketika perilaku dilakukan secara berulang maka akan terbentuk rekaman yang tersimpan dalam alam bawah sadar.

A. Proses Terbentuknya Kebiasaan

Berikut merupakan tahap terbentuknya kebiasaan yang dirangkum dari pemikiran Dr. Ibrahim Elfiky dalam bukunya “Terapi Berpikir Positif” yaitu :

1. Berpikir

pada tahapan ini seseorang memikirkan sesuatu, memberi perhatian dan konsentrasi padanya. Sesuatu itu dapat dalam pikiran karena memiliki nilai lebih atau dianggap penting.

2. Perekaman

ketika seseorang memikirkan sesuatu otaknya merekam. Otaknya kemudian membuka file yang sejenis dengan pikiran itu dan menghubungkan dengan pikiran-pikiran lain yang sejenisatau yang dinilai bermanfaat baginya. Perekaman merupakan tahap yang sederhana.

3. Pengulangan

Dalam tahapan ini seseorang memutuskan untuk mengulang prilaku yang dengan perasaan yang sama.

4. Penyimpanan

Dengan perekaman yang dilakukan berkali-kali pikiran menjadi semakin kuat. Akal menyimpannya dalam file dan menghadirkan kehadapan anda setiap kali menghadapi kondisi yang sama atau serupa. Melepaskan diri dari situasi semacam ini akan semakin sulit karena pikiran sudah tertanam di dalam alam bawah sadar.

5. Pengulangan

Disadari atau tidak seseorang mengulang kembali prilaku yang tersimpan kuat di dalam akal bawah sadar.
Kebiasaan. Dengan adanya pengulangan ini akal manusia meyakini bahwa kebiasaan yang ada merupakan bagian terpenting dalam prilaku seseorang

B. Kebiasaan yang Harus Dihindaari Saat Bekerja

Seringkali kebiasaan menghambat pekerjaan kita, untuk itu cobalah hindari beberapa kebiasaan di bawah ini:

1. Menunda-Nunda Pekerjaan

Seringkali kita tidak sadar telah mengulur-ulur waktu untuk membereskan pekerjaan terutama tugas berat hingga tanpa sadar daftar penting tugas anda tertunda. Pada saat tertentu ada situasi yang membutuhkan pemikiran mendalam yang harus dilakukan secara cepat karena dengan mengulur dapat membuat anda kehilangan kesempatan atau bahkan pekerjaan itu. Padahal semakin cepat anda bergerak maka semakin banyak pengalaman dan pelajaran yang anda dapat, sehingga secara otomatis anda akan semakin kompeten dalam berbagai hal. Untuk meningkatkan produktivitas dan kapasitas, maka anda perlu mengembangkan kebiasaan bergerak cepat. Ajak rekan kerja anda untuk saling mengingatkan tugas yang menjadi tanggung jawab bersama atau gunakan aplikasi yang dapat memantau kerja anda.

2. Terlambat Masuk Kerja

Untuk mencegah terlambat masuk kerja anda dapat menggunakan alarm dalam membantu bangun lebih pagi. Usahakan untuk langsung bangun setiap kali anda mendengar bunyi alarm. Perlu diingat bahwa salah satu kebiasaan orang sukses ialah bangun pagi, karena hal ini membantu mereka untuk mengerjakan banyak hal. Selain bangun pagi orang-orang sukses juga membuat rencana tertulis untuk hal yang akan dikerjakan pada hari itu.

3. Mengobrol Saat Jam Kerja

Tidak salah untuk memiliki pembicaraan dengan rekan kantor, namun hindari kebiasaan untuk mengobrol berjam-jam pada saat jam kerja. Walaupun terasa menyenangkan namun lama kelamaan hal ini akan merugikan diri sendiri. Tidak hanya dapat membuang waktu namun penilaian anda di mata atasan akan kurang baik. Maka dari itu gunakan jam istirahat sebagai waktu berbincang yang baik dengan teman anda.

4. Terlibat Dalam Gosip Kantor

Mendengar gosip sesekali mungkin dapat ditoleransi namun bila ini terus menerus dilakukan maka akan mengganggu. Mereka yang terkenal hobi bergosip akan tidak disukai oleh rekan kantor. Jika anda ternyata selama ini melakukannya maka cobalah untuk mengurangi kebiasaan ini.

5. Tidur

Menghabiskan waktu berjam-jam ditempat kerja tentu menguras pikiran dan tenaga. Merasa ngantuk disiang hari pasti sering terjadi dan tidak jarang terlihat karyawan tertidur lelap di meja kantor ketika jam kerja. Anda bisa menggunakan waktu istirahat makan siang anda untuk tidur selama 15 menit.

6. Terlalu Keras Mendengarkan Musik

Mendengarkan musik ketika sedang jenuh dikantor merupakan hal yang wajar namun jika anda memasang musik terlalu keras dan menyebabkan konsentrasi rekan anda terganggu, maka hal ini tidak benar. Ada baiknya jika ingin mendengarkan lagu gunakan headset sehingga tidak menganggu rekan yang lain dengan musik anda.

7. Berselancar di Intenet yang Bukan Urusan Pekerjaan

Pakailah fasilitas koneksi internet hanya untuk keperluan pekerjaan, perlu diingat bahwa bukan hanya anda yang menggunakan fasilitas perusahaan, masih banyak orang yang juga menggunakan fasilitas ini untuk bekerja. Ada baiknya keperluan pribadi seperti menonton youtube atau mengunduh film dihindari karena akan membuat koneksi kantor menjadi lambat. Terlalu banyak membuka hal pribadi menggunakan fasilitas kantor dapat mencerminkan profesionalisme yang buruk dalam bekerja.

8. Kebiasaan Menjadi Mulitasker

Banyak yang mengira bahwa multitasking merupakan hal yang baik namun tidak semua orang dapat multitasking dengan performa kerja yang baik. Penelitian melihat bahwa multitasking merupakan aktivitas yang ternyata dapat merusak otak hingga 40%. Melakukan aktivitas dalam satu waktu juga dapat membuat otak cepat terganggu maka dari itu lebih baik untuk menyelesaikan tugas satu persatu dengan fokus dan batasan waktu tertentu.

Leave a Reply