Ingin Menambah Penghasilan Keluarga?

Menambah Penghasilan Keluarga

Seringkali orang berpendapat bahwa untuk meningkatkan pendapatan keluarga tidak mudah dan tidak semua orang mampu menambah penghasilannya karena faktor usia ataupun kesehatan yang tidak lagi mendukung. Namun untuk meningkatkan pendapatan keluarga, banyak hal yang sebetulnya bisa dilakukan diantaranya dengan meminta kenaikan gaji ditempat bekeja atau menambah pekerjaan lain disore harinya setelah pekerjaan utama selesai, dengan menjual jasa ataupun barang. Apalagi sekarang dengan adanya aplikasi transportasi online, mencari pekerjaan tambahan menjadi semakin mudah. Jika anda merasa tidak mampu menjual jasa karena tenaga yang kurang ataupun tidak adanya waktu maka cobalah untuk menyewakan sebagian ruangan rumah atau pekarangan. Hal yang terpenting dalam mencari pekerjaan tambahan ialah memiliki kemauan keras dan cerdik melihat peluang.

Hindari Pola Hidup Konsumtif

Hati-Hati Dengan Pengeluaran yang bersifat Konsumtif

Telah dibahas sebelumnya bahwa setiap pengeluaran harus terjadi karena alasan yang penting dengan tujuan karena kebutuhan, bukan karena keinginan. Perlu disadari bahwa pola hidup konsumtif merupakan gaya hidup, dengan gaya hidup seperti ini biasanya seseorang cenderung membelanjakan uangnya sesuai keinginan hati walaupun belum tentu barang yang dibeli penting untuk kebutuhan. Jika anda hendak membeli barang coba tanyakan kepada diri anda sendiri terlebih dahulu, seberapa penting barang yang anda beli untuk kebutuhan hidup. Untuk membantu keputusan anda, cobalah untuk menunda membeli barang tersebut hingga beberapa hari kedepan untuk melihat apakah itu hanya keinginan sesaat atau memang betul kebutuhan. Jika kita tidak dapat mengendalikan sifat konsumtif ini maka kedepannya malah akan membuat masalah baru dalam keuangan keluarga. Walaupun memang anda berhak membeli apapun yang anda inginkan, namun ada tiga syarat dibawah ini yang harus terpenuhi:
1. Tidak memaksakan diri atau menambah uang
2. Uang simpanan anda cukup banyak untuk dibelanjakan
3. Anda orang yang mudah mencari uang.

Ketika tiga hal ini terpenuhi maka anda dapat membeli apapun yang diinginkan sesuka hati namun jika tidak maka anda tidak dianjurkan untuk mengeluarkan uang secara membabi buta. Membiasakan hidup sederhana seringkali tidak mudah dilaksanakan karena adanya godaan-godaan yang susah untuk dilawan. Godaan ini bisa datang dari iklan produk, film dan lingkungan sekitar. Maka dari itu kehidupan sederhana harus dibiasakan sedari dini dimulai dari kehidupan keluarga dimana peranan orangtua sangat penting untuk memberi contoh kepada anak-anaknya hidup sederhana dan bijak dalam pengeluaraan uang.

Hati-Hati Dalam Menggunakan Kartu Kredit

Kartu Kredit merupakan alat pembayaran yang sudah tidak asing lagi bagi banyak orang saat ini. Dengan bentuk dan besar yang menyerupai KTP, kartu ini dapat membayar apapun, namun setelah transaksi terjadi pemilik kartu kredit tercatat sebagai orang yang mempunyai utang dan berkewajiban melunasinya. Beberapa pakar melihat bahwa di negara maju banyak orang telah terbiasa menggunakan kartu kredit untuk melakukan transaksi keuangan begitupula di kota-kota besar di Indonesia. Namun dalam menggunakan kartu kredit ada beberapa hal yang harus kita ketahui terlebih dahulu:

1. Manfaat Kartu Kredit

Kartu Kredit berfungsi sebagai pengganti uang tunai agar transaksi yang kita lakukan semakin praktis. Maka dari itu kartu kredit sebetulnya bukan dipakai dengan tujuan berhutang namun hanya untuk pembayaran pengganti tunai maka dari itu seluruh tagihan kartu kredit yang jatuh tempo harus dilunasi. Ketika kartu kredit dapat menjadi teman yang baik jika kita dapat menggunakan secara bijak.

2. Tips Untuk Para Pemegang Kartu Kredit

Gunakan dalam keadaan darurat
Kartu kredit harus digunakan secara hati-hati, usahakan untuk memakai kartu ini dalam keadaan darurat, misalkan ketika anda harus membayar rumah sakit yang seringkali tidak dapat diprediksi. Namun jangan lupa untuk segera melunasi transaksi anda agar hutang anda tidak menumpuk karena inti dari pemakaian kartu kredit ialah anda harus memilliki dana atau gaji yang cukup untuk melunasi kartu kredit.

3. Gunakan ketika membiayai aset produktif

Kartu kredit dapat digunakan untuk membayar aset-aset produktif. Aset produktif yang dimaksud ialah rumah kontrakan yang didirikan di tanah kosong, mobil yang dibuat untuk antar jemput, pekarangan yang disewakan untuk parkir mobil dan motor. Dengan menyewakan barang-barang yang mungkin kita jarang pakai namun dengan baik atau disewakan dapat menghasilkan uang.

4. Gunakan untuk membayar barang yang paling dibutuhkan

Jika anda harus membayar barang-barang kebutuhan namun tidak memiliki uang tunai anda dapat menggunakan kartu kredit. Barang-barang kebutuhan disini merupakan barang-barang yang keberadaanya tidak dapat ditunda (misal: beras, gula, sabun, minyak goreng, susu, dsb). Anda harus disiplin dalam membayar karena ketika membayar pada waktu jatuh tempo, bunga yang dikenakan akan tinggi. Usahakan agar anda hanya menggunakan kartu kredit sesedikit mungkin kalau tidak terpaksa.

Bahaya Kartu Kredit

Penggunaan kartu kredit yang tidak tepat dapat membahayakan keuangan dan bahkan kondisi keluarga sendiri. Banyak kasus keluarga yang terpaksa harus hidup dikejar debt collector dan bahkan tidak jarang kondisi keluarga menjadi rusak terpecah karena pemakaian kartu kredit yang tidak bijak sehingga mengganggu perekonomian keluarga. Maka dari itu bila anda belum mengenal kartu kredit ada baiknya untuk mencari tahu terlebih dahulu informasi mengenai hal ini dapat dilakukan dengan membaca atau konsultasi kepada bank dan orang-orang yang tepat.

Image : http://www.merdeka.com

Leave a Reply