Aturlah Waktu Saat Bekerja

Waktu Kerja Terbaik Bagi Otak

Untuk mengatur waktu kerja dengan baik, kita perlu mengerti waktu kerja otak. Faktanya ada delapan waktu tertentu dimana seseorang dapat menjadi brilian dalam melakukan tugas-tugasnya:

1. 07.00-09.00 (Waktu Untuk Semangat dan Gairah)

Menurut Ika Karatsoreos, ahli saraf dari Dorkefeller University, kurun waktu ini merupakaan saat yang sempurna untuk meningkatkan ikatan dengan pasangan ketika baru bangun tidur. Hal ini terjadi karena hormon oksitosin berada di level tertinggi setelah bangun tidur. Waktu ini merupakan saat yang tepat untuk memperkuat hubungan dengan orang-orang yang paling penting dalam hidup, misalkan anak dan pasangan.

2. 09.00-11.00 (Waktu Untuk Kreativitas)

Pada waktu ini otak memiliki hormon kortsol (hormon stres) yang cukup tinggi, sehingga hormon ini dapat membantu memfokuskan pikiran. Jam-jam ini menjadi waktu prima untuk belajar serta mengerjakan tugas yang membutuhkan analisis dan konsentrasi tinggi. Mengembangkan ide baru, membuat presentasi atau melakukan brainstorming dapat dikerjakan dalam waktu ini.

3. 11.00-14.00 (Waktu Untuk melakukan Tugas Sulit)

Pada jam-jam ini hormon melatonin (hormon tidur) telah menurun tajam sehingga tubuh lebih siap untuk mengerjakan beban pekerjaan yang berat dan sulit. Namun hindari untuk melakukan beberapa tugas secara bersamaan karena akan membuat seseorang kehilangan konsentrasi.

4. 14.00-15.00 (Waktu Untuk Beristirahat)

Cobalah untuk beristirahat pada jam ini. Setelah makan siang, tubuh akan menarik darah dari otak ke perut, yang akhirnya akan membuat orang menjadi mudah mengantuk. jika pada jam ini anda tetap harus bekerja maka untuk melawan kantuk cobalah berjalan-jalan sebentar dan melakukan meditasi atau minum air putih. Hal ini dapat meningkatkan volume vaskuler dan sirkulasi yang akan meningkatkan aliran darah ke otak.

5. 15.00-18.00 (Waktu Untuk Kolaborasi)

Pada saat ini orang akan lebih santai dan tekanan tubuh lebih rendah, sehingga pada saat ini otak akan merasa lelah. Pada jam-jam ini tiidak ada salahnya untuk melakukan kolaborasi dengan rekan kerja atau melakukan kegiatan yang berbeda.

6. 18.00-20.00 (Waktu Untuk Melakukan Tugas-Tugas Pribadi)

Penelitian menemukan bahwa otak sudah masuk dalam tahap pemeliharaan pada jam ini. Sehingga ketika produksi melatonin masih berada di level rendah, tidak ada salahnya untuk berjalan-jalan seorang diri atau bersama teman-teman, menyiapkan makan malam dan menikmati waktu yang berkualitas bersama anggota keluarga. Waktu ini dapat menjadi momen me time untuk mengisi ulang energi setelah seharian beraktivitas

7. 20.00-22.00 (Waktu Untuk Bersantai)

Kadar hormon melatonin akan meningkat, cepat dan pada saat ini ada transisi dari kondisi terjaga sampai kondisi terlelap. Sementara itu kadar serotonin (neurotransmitter yang berhubungan dengan semangat) akan memudar. Pada saat otak telah lelah, kita dapat melakukan kegiatan ringan seperti menonton film lucu, merajut atau melakukan kegiatan yang membuat tubuh menjadi santai .

8. 22.00- .. (Waktu Untuk Istirahat)

Jam ini merupakan waktu terbaik untuk istirahat malam. Usahakan agar anda mendapat waktu tidur cukup sebanyak 7-8 jam sehingga bisa mendapatkan kesehatan dan energi yang optimal di pagi hari. Tidur berkualitas tanpa menyalakan lampu kamar akan dapat membantu otak untuk beristirahat. Setelah beberapa jam otak akan siap memulai aktivitas baru.

Langah-Langkah Untuk Mengefisienkan Waktu

Setelah mengenal waktu yang baik bagi otak selanjutnya kita perlu memperhatikan langkah-langkah untuk mengefisienkan waktu. Tentukan prioritas kerja dalam bentuk tabel atau jika anda pernah melakukannya cobalah untuk menguji apakah tabel anda masih relevan. Untuk menyusun tabel cobalah untuk menyusun pekerjaan anda ke dalam empat kategori:

1. Pekerjaan yang Penting dan Mendesak

Tipe ini merupakan pekerjaan yang wajib didahulukan karena membutuhkan perhatian dan tindakan segera. Pekerjaan jenis ini mencakup hal-hal penting dan mendesak untuk reputasi kerja anda dan keberlanjutan karier.

2. Pekerjaan yang Penting Namun Tidak Mendesak

Pekerjaan ini berhubungan dengan perencanaan, strategi bisnis kantor dan hal-hal yang dapat mendukung target jangka panjang. Namun walaupun penting, tugas ini masih bisa ditunda sesaat dan bisa diselesaikan dalam waktu yang anda atur sendiri sesuai kemampuan.

3. Pekerjaan yang Tidak Terlalu Penting Namun Mendesak

Pekerjaan tipe ini merupakan tugas-tugas kecil yang memerlukan tindakan segera. Tugas-tugas ini terlihat tidak terlalu penting namun harus segera dilakukan (misalkan: memesan tiket penerbangan, memesan tiket, menelpon klien dan memeriksa ulang laporan dan data).

4.Pekerjaan yang Tidak Penting dan Tidak Mendesak.

Secara umum aktivitas ini sama sekali tidak berdampak terhadap kinerja atau karier anda (misalkan: chatting, update status media sosial, ngobrol ataupun browsing promo terbaru)
Selain menggunakan tabel sebagai pengatur jadwal, kita juga dapat menggunakan mind map yang dapat menjadi alat yang ampuh untuk meningkatkan produktivitas. Pada dasarnya mind map merupakan cara untuk membantu kita dalam membuat peta jalan secara visual. Langkah praktis untuk membuatnya ialah dengan membayangkan anda akan mencapai double omzet untuk bisnis percetakan yang di jalankan.
Maka langkah pertama adalah membuat lingkaran dimana di dalamnya terdapat tulisan double omzet, kemudian dari lingkaran yang menjadi titik sentral itu anda dapat membuat cabang-cabang garis baru dengan tema yang mendorong proses double omzet. Isi cabang ini dengan tujuan-tujuan yang harus dilakukan (contoh: sebar brosur ke beberapa kampus, memberi pelatihan pada staff marketing). Setelahnya masing-masing garis dapat dikembangkan lagi dalam cabang garis yang isinya lebih detil.
Perlu diingat bahwa manajemen waktu merupakan kunci untuk meningkatkan konsentrasi anda, dalam hal ini kita dapat melakukan dengan hal yang paling tidak disenangi. Sehingga ketika selesai anda akan merasa terlepas dari tugas yang membebani dan anda akan berkonsentrasi lebih baik disisa hari.

Hati-Hati Dengan Jam Tidur

Studi menunjukan bahwa tidur memliki dampak besar pada pembelajaran dan memori. Ini sebabnya mengapa orang yang menderita kurang tidur sulit berkonsentrasi dan fokus pada tugas-tugasnya. Menurut Dr. Paul Kelley pakar tidur dari Universitas Oxford, tubuh memiliki alat pacu di otak yang diatur oleh reseptor khusus di mata yang akan berpengaruh ke seluruh tubuh. Dr. Paul melihat bahwa kita hidup dalam masyarakat yang kurang tidur. Sehingga kondisi ini sangat merusak sistem tubuh karena mempengaruhi fisik dan emosi. Tubuh memiliki jam biologis alami yang dikenal sebagai ritme sirkadian guna mengatur aktivitas otak, tingkat energi, produksi hormon dan persepsi waktu. Kelley menjelaskan, tubuh manusia memiliki sirkadian 24 jam yang waktunya tidak bisa kita ubah semaunya
Kondisi kurang tidur juga diketahui berpengaruh pada pemusatan perhatian dan memori jangka panjang.

Leave a Reply