Kisah Sukses Bob Sadino “Mempunyai Target”

Target atau sederhananya tujuan hidup merupakan komitmen diri sendiri yang dilandasi dengan semangat tinggi . Ketika manusia memiliki target berarti secara langsung mereka memiliki sasaran yang jelas untuk dicapai dalam hidup mereka. Orang yang tidak memiliki tujuan hidup sama dengan orang hidup tapi tak bernafas, jangan pernah memilih untuk terbawa arus karena manusia harus mempunyai pendirian sendiri. Orang sukses di dunia ini muncul karena mereka memiliki target dalam hidupnya, seperti Bob Sadino yang terkenal sebagai entrepreneur sukses dengan latar belakang keluarga sederhana yang memulai usahanya dari nol. Apa yang didapatkanya saat ini tidak dilalui dengan proses yang mudah, semua dimulai setelah bekerja dari Unilever dan masuk beberapa bulan di fakultas Hukum UI, Bob Sadino berkelana ke Amerika dan Hamburg selama 9 tahun untuk bekerja di Watson Coy dan McLain. Setelah menikah beliau dan istrinya pulang ke Indonesia dan memilih untuk menjalani hidupnya sebagai orang miskin. Sehingga ia bertekad untuk tidak lagi menjadi pegawai di bawah perintah orang. Bob bekerja apa adanya dan menabung uangnya untuk modal penjualan telur unggas, hingga pada akhirnya usaha yang dikerjakan berkembang menjadi agrobisnis dengan tujuan untuk melayani masyarakat. Ia percaya bahwa setiap langkah sukses diimbangi dengan kegagalan. Baginya dalam meraih sukses, uang menjadi urutan yang kesekian karena hal utama manusia harus memiliki kemauan, komitmen dan keberanian dalam mengambil peluang.

Bob selalu berpesan untuk tidak terlalu kaku dan baku dalam menjalankan ssuatu recana karena apa yang ada dalam diri kita selalu menjadi sebuah pengembangan dari yang telah dilakukan, sehingga kedepannya kita dapat berekspresi lebih bebas dalam menentukan target. Satu-satunya kelemahan manusia paling besar ialah mereka terlalu banyak berpikir dalam membuat rencana sehingga mereka tidak segera melangkah namun menjadi terlalu lama berpikir dan akhirnya mengendap.

Bambang Mustari Sadino (lahir di Tanjung Karang (sekarang Bandar Lampung), 9 Maret 1933 – meninggal di Jakarta, 19 Januari 2015 pada umur 81 tahun) atau akrab dipanggil Bob Sadino, adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan. Ia adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick. Dalam banyak kesempatan, ia sering terlihat santai dengan mengenakan kemeja lengan pendek dan celana pendek yang menjadi ciri khasnya sehari-hari.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa Bob Sadino lahir pada 9 Maret 1939, namun sebenarnya Sadino lahir pada tanggal 9 Maret 1933. Sadino lahir dari sebuah keluarga yang hidup berkecukupan. Ia adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Sewaktu orang tuanya meninggal, Bob yang ketika itu berumur 19 tahun mewarisi seluruh harta kekayaan keluarganya karena saudara kandungnya yang lain sudah dianggap hidup mapan. Bob kemudian menghabiskan sebagian hartanya untuk berkeliling dunia. Dalam perjalanannya itu, ia singgah di Belanda dan menetap selama kurang lebih 9 tahun. Di sana, ia bekerja di Djakarta Lylod di kota Amsterdam dan juga di Hamburg, Jerman. Ketika tinggal di Belanda itu, Bob bertemu dengan pasangan hidupnya, Soelami Soejoed.

Pada tahun 1967, Bob dan keluarga kembali ke Indonesia. Ia membawa serta 2 Mercedes miliknya, buatan tahun 1960-an. Salah satunya ia jual untuk membeli sebidang tanah di Kemang, Jakarta Selatan sementara yang lain tetap ia simpan. Setelah beberapa lama tinggal dan hidup di Indonesia, Bob memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya karena ia memiliki tekad untuk bekerja secara mandiri.

Leave a Reply