Mencari Peluang Bisnis Dengan Stupid Marketer

Peluang yang telah didapat dalam langkah pertama perlu dibuktikan dengan riset. Teori yang digunakan tidak perlu muluk, cukup dengan hal yang sederhana.

CONVESIONAL MARKETER
(Riset    →   Temukan Peluang)
STUPID MARKETER
( Temukan Peluang  →    Riset)
problem solving) atau hanya sekedar membuat hidup lebih muda dari sebelumnya dengan pengembangan produk baru (ease of use) Pemasar tidak lagi berpikir out of the box namun lebih kearah think like there’s no box. Dapatkan idenya kemudian riset apakah masyarakat dapat menerima atau tidak. Tidak semua masyarakat sadar dan mengerti apa yang menjadi kebutuhan mereka kedepannya sampai ada new value yang muncul.

 

Dalam riset pemasar dapat menggunakan diagram ini untuk uji peluang:


Baik adalah ketika ide anda masuk akal dan dapat dijalankan dengan sekian pertimbangan ( Ide  tersebut dapat di uji di tempat yang tepat, di waktu yang tepat, pada orang yang tepat dan dengan budget yang tepat)

Tidak Baik adalah saat ide anda tidak lolos sama sekali dari persyaratan baik diatas.

Stupid Marketer dapat mengujinya dengan 2 cara, yakni:

1. TEST THE WATER

  • Simple Experiment
    • Buat Prototipe produk jika peluang yang anda dapat adalah untuk pengembangan produk
    • Buat service blueprint jika anda ingin mengembangkan layanan baru
  • Online Survey
    Saat ini internet sangat mudah diakses sehingga akan menguntungkan jika dimanfaatkan oleh pemasar untuk riset. Selain biayanya yang murah (bahkan gratis), pemasar tidak perlu lagi membuang waktu dan biaya untuk memasukan data satu persatu karena semua telah tersedia melalui survei online.
  • In- Depth Interview
    Dari survei online yang dilakukan, pilih salah satu responden yang tidak dikenal  dan lakukan wawancara secara mendalam. Responden ini bisa jadi merupakan calon konsumen anda sehingga jangan asal pilih orang. Mereka yang dipilih harus mau untuk jujur memberikan informasi, saran dan kritik atas produk jasa yang dijual. Ucapan terimakasih kepada responden pun tidak harus uang, bisa saja berupa makan siang dan kopi selama wawancara.

2. VALIDASI DARI ORANG SEKITAR

Setelah selesai dengan test the water maka perlu dilanjutkan ke tahap proses validasi. Validasi ide dari masyarakat sekitar sangat penting karena nantinya mereka akan menjadi target pasar yang baru.

  • Informal Discussion
    Coba diskusikan ide anda dengan pelanggan agar pemasar mendapatkan customer insight.
  • Informal Networking
    Temui beberapa rekan yang memiliki usaha bisnis sama dengan Anda (misalkan teman baik dari asosiasi bisnis yang sering di ikuti). Berdiskusilah dengan mereka agar mendapatkan.
  • Informal Gathering
    Temuilah teman-teman komunitas anda (komunitas pecinta music jazz, komunitas pencinta alam dan sebagainya) yang memiliki bisnis berbeda dari anda. Ajaklah mereka berdiskusi akan ide baru anda dan dapatkan market insight yang menarik.

Image : photobuck.com

Leave a Reply