Evaluasi Untuk Meningkatkan Kualitas Pemasar

Evaluasi sangat penting bagi suatu perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas mereka lebih baik dari sebelumnya. Dalam bagian ini akan dijelaskan bagaimana melakukan review secara holistik dan berkesinambungan sehingga dengan melakukan  review di salah satu elemen akan berdampak pada perusahaan secara keseluruhan sehingga memudahkan dalam membuat kesimpulan. Untuk membuat review yang holistic , pemasar membutuhkan 4 elemen, yakni:

1. External Review

Untuk melihat apakah pelanggan sudah mendapat nilai yang perusahaan berikan, kita harus mengevaluasi beberapa hal, yakni:

  • Ada atau tidaknya produk perusahaan yang dibeli secara berkala, atau malah tidak ada repeat buyer. Jangan-jangan yang ada hanya pelanggan baru yang mencoba dan tidak lagi membeli karena kurangnya kualitas produk.
  • Tepat tidaknya pelayanan sales, jangan sampai perusahaan hanya mengeluarkan uang untuk pekerja yang lelet, tidak ramah dan tidak mengerti produk.
  • Baik atau tidaknya penawaran pembayaran yang diberikan perusahaan. Jangan sampai membuat pelanggan enggan membeli karena cara pembayaran yang tidak cocok, padahal mungkin saja calon pembeli tertarik dengan produk perusahaan.

Setelah pemasar melihat checklist yang harus di review, pengecekan dilakukan dengan cara:

  1. Kuesioner atau guideline mengenai apa saja yang perlu di review.
  2. Arahkan karyawan untuk rajin menelepon pelanggan yang pernah dilayani untuk menanyakan kepuasaan pelanggan dari segi produk, pelayanan, cara pembayaran

2. Green Review

Evaluasi ini melihat apakah perusahaan sudah mendukung pelanggan untuk berkontribusi terhadap pelestarian alam. Hal ini dikarenakan mulai tahun 2007, UNESCO telah menetapkan bahwa perusahaan harus memiliki unsur 3P didalamnya yang mengandung: Profit, People dan Planet. Profit berarti perusahaan mencari untung untuk menyejahterakan orang-orang yang terlibat didalamnya. People berarti keuntungan perusahaan harus ditujukan kepada kesejahteraan pekerja. Planet memiliki arti bahwa perusahaan harus memberi kontribusi terhadap lingkungan alam sekitar (hal ini dapat dilakukan dengan program go green atau saving energy)

Di tengah banyaknya isu lingkungan, terlebih mengenai kelangkaan bahan baku usahakan agar perusahaan menjadi pelopor yang mengajak pelanggan untuk melakukan gerakan pelestarian alam melalui produk yang dijual. Perusahaan Unilever merupakan salah satu contoh perusahaan global yang membentuk paradigma baru dalam penggunaan air, mereka memiliki taglinesatu tetes dengan sejuta manfaat” yang ditujukan untuk pencegahaan masalah kekeringaan masal yang diprediksi akan terjadi tahun 2025. Unilever mencoba mengajak pelanggannya untuk hemat dalam menggunakan air bersih karena semakin lama air bersih semakin susah ditemukan . Kampanye Unilever biasanya dilakukan dengan membuat lomba dengan tujuan untuk mengajak penghematan penggunaan air dengan hadiah jutaan rupiah (contoh: lomba bikin blog, lari marathon, dsb)

3. CSR Review

Selain pelanggan, karyawan perusahaan juga perlu dilibatkan untuk berkontribusi maksimal ke masyarakat demi masa depan yang lebih baik. Untuk melakukan ini diperlukan program CSR (Corporate Social Responsibility) dengan melibatkan partisipasi seluruh karyawan. Menurut World Business Council on Sustainable Development, CSR merupakan komitmen dari bisnis perusahaan untuk berperilaku: Etis; Berkontribusi terhadap Pembangunan Ekonomi yang berkelanjutan (Sustainable Development); Meningkatkan kualitas hidup karyawan, keluarga komunitas lokal dan masyarakat luas. Keuntungan yang didapat perusahaan dengan melakukan CSR, ialah:

  1. Meningkatkan brand awareness perusahaan
  2. Memperkuat brand image perusahaan
  3. Mengembangkan kerjasama dengan masyarakt dan lingkungan yang dilayani
  4. Membedakan perusahaan anda dengan pesaing
  5. Meningkatkan pengaruh perusahaan
  6. Membuka akses untuk investasi dan pembiayaan perusahaan
  7. Meningkatkan harga saham perusahaan.

Dengan CSR yang berkelanjutan dapat dipastikan bahwa perusahaan akan mendapat keuntungan dalam jangka waktu panjang. Maka dari itu dibanding perusahaan anda membuang uang untuk iklan yang memakan banyak dana dan hasilnya belum pasti, akan lebih baik budget yang ada digunakan untuk program CSR yang sudah pasti hasilnya.

4. Internal Review

Review dengan karyawan perusahaan menjadi salah satu hal yang penting, jangan sampai selama ini karyawan hanya bekerja asal tanpa arah yang jelas dan tujuan mereka bekerja untuk gaji akhir bulan. Apalagi jika ada sikut-sikutan dan gencet-gencetan senior kepada junior, perusahaan harus segera turun tangan karena lingkungan kerja harus selalu dijaga agar sehat. Ketika situasi kerja tidak menyenangkan maka mereka akan membeberkan cerita negatif ke orang-orang yang dapat meluas ke masyarakat sehingga berdampak kepada brand image perusahaan.

Setelah perusaahan melakukan evaluasi, cobalah untuk melakukan 3RE dalam mengatasi masalah yang telah ditemukan:

1. Re-Positioning

Re-postioning dilakukan perusahaan untuk sebagian segmen pelanggan yang sulit diatur. Hal ini juga dapat dilakukan untuk sebagian karyawan yang perlu di-disiplinkan. Re-postioning perlu dilakukan perusahaan untuk proses alignment terhadap perkembangan dan tuntutan bisnis.

2. Re-Cycle

Re-cycle tidak dapat dilakukan untuk keseluruhan fungsi bisnis hanya bahan baku atau produk tertentu saja yang bisa dibuat lebih ramah lingkungan dari sebelumnya. Begitupula tidak semua pelanggan dapat diajak untuk lebih sadar dan peduli lingkugan. Setiap perusahaan wajib menggunakan bahan baku yang mudah untuk didaur ulang.

3. Re-Claim

Re-Claim dilakukan untuk menepati kembali visi misi perusahaan dengan tujuan untuk mengingatkan bahwa perusahaan bukan semata-mata untuk mencari keuntungan. Re-claim juga terkait dengan ide kreatif karyawan, walaupun memang tidak semua ide kreatif karyawan dapat langsung dijalankan oleh perusahaan. Namun paling tidak perusahaan harus ingat bahwa kesuksesan perusahaan merupakan sumbang asih dari karyawan.

Image : integrasi-edukasi.org

Leave a Reply