Pemasaran Yang Akan Menghancurkan Bisnis Anda Bagian 1 Dari 2

Pemasaran Yang Akan Menghancurkan Bisnis Anda Bagian 1 Dari 2

Pemasaran merupakan bagian dari strategi yang harus dilakukan agar produk/jasa dapat diterima oleh pasar. Dalam menjalankan strategi selain harus menyadari potensi, perusahaan juga harus memahami keterbatasan mereka. Perusahaan dituntut untuk jeli dalam menggunakan peluang sumber daya secara optimal. Jika situasi ini tidak dapat dipahami dengan baik, maka perusahaan dan pelaku bisnis akan terjebak paa aktivitas-aktivitas kontraproduktif yang akan merugikan perusahaan dan pelaku bisnis sendiri.

Miss koordinasi Antara Customer Service dengan Kasir

Kejadian ini terjadi ketika suatu malam calon pelanggan mendapat kabar mendadak untuk tugas ke Surabaya. Karena waktu mendesak, calon pelanggan meminta istrinya untuk menghubungi bagian penjualan tiket salah satu maskapai penerbangan nasional. Saat itu Customer Service maskapai menyampaikan bahwa mereka sedang mengadakan promo dengan harga tiket Rp.901.000. Keesokan harinya ketika mereka memutuskan untuk mengambil tiket ke konter resmi maskapai, ternyata harga yang harus dibayarkan berbeda dengan harga yang diberitahukan Customer Service sebelumnya. Ketika ditanya dengan enteng Customer Service mengatakan bahwa menurut sistem, promo telah habis dan sistem tidak akan salah. Mendapat jawaban yang tidak menyenangkan dan selisih yang mencapai hampir Rp. 300.000 membuat pasangan ini memilih penerbangan lain sambil berpikir bahwa sangat gampang untuk CS menyalahkan sistem daripada mengakui kelemahan internal pelayanan. Hari berikutnya calon pelanggan ini menelpon lagi untuk memastikan dugaannya dan ternyata jawaban CS mereka masih memiliki harga tiket promo.

Adanya miss koordinasi tidak hanya merugikan pelanggan yang merasa tertipu tetapi juga menggambarkan manajamen pelayanan perusahaan yang berantakan.

Menipu Pelanggan lewat Iklan Bombastis

Kasus ini dialami oleh seorang karyawan yang ketika itu sedang menunggu di kedai kopi bersama rekan kerjanya. Karyawan ini mencoba melakukan panggilan tidak terjawab (miscall) ke Istirnya sebagai isyarat bahwa ia telah menunggu ditempat biasa. Akan tetapi ia merasa kesal setelah mengecek pulsanya karena hanya dengan miscall pulsanya dapat berkurang 700 perak. Karena merasa tertipu keesokan harinya ia berpindah kartu seluler karena bukan cuman sekali ia tertipu iklan yang bombastis.

Terlepas dari kemungkinan adanya kesalahan teknis dapat dibayangkan jika hal ini berlanjut terus berapa banyak pelanggan yang merasa dirugikan lantas memutuskan untuk beralih ke produk lain.

Iklan yang “ Tidak Seindah Warna Aslinya”

Pesatnya persaingan dalam bisnis sering kali memaksa produsen untuk memasarkan produk dengan berbagai cara. Iklan sering dillihat debagai media yang efektif dalam meraih perhatian calon pelanggan. Sayangnya sifat iklan yang hanya satu arah malah sering mendramatisir, tidak jarang konsep dan bentuk iklan hanya merupakan timpalan jawaban untuk pesaing produk, bukan berbasis pada inovasi produk dan pelayanan. Akibatnya tidak jarang perusahaan terjebak dalam perang iklan. Sehingga dapat ditebak kedepannya perusahaan dan produknya hanya akan terjerumus dalam pandangan negatif dari pelanggan karena dianggap berbohong. Situasi ini akan sangat menyulitkan perusahaan dalam membangun kerpecayaan pelanggan.

 

Image: wacanapengetahuan.blogspot.com

3 thoughts on “Pemasaran Yang Akan Menghancurkan Bisnis Anda Bagian 1 Dari 2

Leave a Reply