Mindset Yang Menghancurkan Bisnis Anda Bagian 3 Dari 3

Mindset Yang Menghancurkan Bisnis Anda Bagian 3 Dari 3

Lebih percaya Nasihat Dukun

Kasus ini terjadi di salah satu restoran yang harus gulung tikar karena pemiliknya terlalu percaya dengan nasihat dukun. Padahal pemilik restoran ini merupakan mahasiswa paskasarjana di salah satu universitas terkemuka di Indonesia. Saat itu pemilik restoran merasa bahwa restoran miliknya yang di awal ramai pembeli berangsur-angsur menjadi sepi akibat ulah pesaingnya yang tidak rela usahanya maju. Pemilik pun akhirnya mendiskusiskan ini dengan teman kelasnya mengenai bisnisnya yang sepi dan pada suatu hari membawa temannya untuk ikut menemaninya ke dukun. Ketika perjalan pulang dari rumah dukun, pemilik restoran tersebut ditertawakan oleh temannya karena sebagai mahasiswa paskasarjana bidang bisnis, pemilik ini tidak bisa berpikir secara logis layaknya akademisi. Padahal menurut temannya ada dua kesalahan mendasar yang dilakukan oleh pemilik restoran ini, yakni: Menjual produk yang sama yang tidak memiliki perbedaan dengan restoran pesaingnya dan rasa makanan yang tidak konsisten dikarenakan seringnya berganti-ganti koki.

Kepercayaanya dengan dunia mistik malah membuatnya tidak fokus dalam membenahi kualitas produk dan pelayanan. Dirinya hanya menghabiskan energi pada pihak lain yang diduga sebagai penyebab dan tidak sampai tahun ketiga restoran ini akhirnya gulung tikar.

Usaha Buka-Tutup

Hal ini terjadi di salah satu toko voucher dan handphone di Surabaya. Selama 6 tahun toko ini buka tujuh hari dalam seminggu dan selalu ramai dikunjungi pembeli. Dalam sehari, toko ini dapat meraup keuntungan hingga jutaan. Hal ini dikarenakan letaknya yang strategis, tepat dipertigaan jalan utama sehingga memudahkan bagi pembeli yang ingin datang. Sayangnya karena telah merasa tokonya laris manis oleh pembeli, penjual menjadi tidak konsisten dalam berjualan. Usahanya sering kali tutup buka apalagi di saat hari Sabtu dan Minggu, ketika diklarifikasi ke pemilik hal ini dikarenakan mereka sedang sibuk mempersiapkan tokonya yang baru. Situasi ini kemudian menjadi celah bagi pesaing yang membuka toko tepat didepannya. Alhasil banyak pelanggan yang berpindah ke toko baru karena lebih konsisten dalam masalah tutup buka toko.

Dalam berbisnis pelanggan harus selalu diutamakan apapun kesulitannya. Apalagi jika hendak mengembangkan usaha menjadi lebih besar, bisnis lama tidak boleh dibiarkan terbengkalai atau diperlakukan seenaknya. Harusnya bisnis lama dijadikan role model untuk pengembangan toko selanjutnya.

Kaveling Parkir Khusus Pimpinan

Banyak perusahaan atau institusi yang masih memberikan beberapa lahan parkir untuk petinggi perusahaan, padahal pengunjung yang datang sering kali kesulitan untuk mencari tempat parkir dan harus berputar-putar beberapa lama untuk menemukan tempat parkir. Jika pengunjung mau parkir di tempat petinggi perusahaan pasti akan diberhentikan oleh penjaga keamanan. Disini terlihat bahwa sebetulnya banyak perusahaan yang belum mendahulukan pengunjung, harusnya tempat parkir bisa diberikan kepada pengunjung. Apalagi petinggi perusahaan biasa memakai supir dan mereka hanya diturunkan atau dijemput di lobby kantor. Berbeda dengan pengunjung yang belum tentu memilki supir atau bahkan sudah tua. Sadar atau tidak hal ini bisa menimbulkan kesan bahwa pimpinan terlihat dilayani dan di prioritaskan diatas pengunjung, sehingga akan menghambat pelayanan konsumen.

 

Image: stress.lovetoknow.com

2 thoughts on “Mindset Yang Menghancurkan Bisnis Anda Bagian 3 Dari 3

Leave a Reply