Kisah Anton Tirta Komara – Owner Bike Top

Kisah Anton Tirta Komara – Owner Bike Top

Nama Usaha : Bike Top
Produk : Aksesori Sepeda
Omzet : 30 juta rupiah per bulan
Strategi Bisnis : Manfaatkan kartu kredit untuk berbisnis, jangan kecewakan pelanggan, banyak berbagi ilmu.

“Mengajar sambal berdagang, berdagang sambil mengajar” dilakukan oleh Anton Tirta. Sebagai dosen yang mengajar mata kuliah seputar pemasaran, dengan latar belakang akuntansi dan manajemen, ia mencoba untuk turun langsung dalam bidang e- commerce yang diajarkannya di kampus, bahkan ia menugaskan mahasiswanya untuk berdagang di Bukalapak. Sebagai dosen, Anton tidak mau mengajar hanya berdasarkan teori saja sehingga ia mencari melalui internet mengenai marketplace yang baik. Sebelumnya ia pernah mencoba marketplace online lain, bahkan membuat blog sendiri untuk berjualan dengan engine Blogspot.com. Rasa ingin tahu Anton yang tinggi, mendorongnya mencoba bisnis online, mulai dari jualan e-book sampai merekrut anggota.

Dengan bisnisnya yang semakin lancar, Anton tidak ingin hanya mengajarkan teori melainkan juga praktik. Bukalapak menjadi pasar online yang ditargetkan Anton untuk menjadi pembelajaran mahasiswanya, setiap mahasiswa yang sukses di Bukalapak akan mendapat nilai bagus. Walau dalam praktiknya, modal menjadi kendala utama mahasiswa, sehingga seringkali Anton menawarkan untuk menjual barang dagangan miliknya, tanpa menaikan harga dan profit, dan mereka nantinya akan tetap diberi komisi sendiri.

Dalam berjualan, penjual sering kali bermasalah dengan kurangnya modal. Oleh itu Anton sangat menyarankan penggunan kartu kredit sebagai modal bisnis, bukan untuk hal-hal konsumtif. Jika kartu kredit digunakan untuk berbelanja barang jualan sekarang, maka tagihan baru akan keluar satu bulan setengah kemudian, sehingga ada waktu enam minggu yang bisa digunakan untuk berjualan. Sehingga ketika tanggal tagihan kartu kredit datang, uang sudah ada dan kita tinggal melunasi.

Dalam berjualan Anton sebisa mungkin tidak mengecewakan pembeli, menurutnya rugi sedikit masih tidak masalah , yang penting reputasi lapak tetap bagus. Jika penjual mengecewakan pembeli, reputasi lapak kemungkinan besar dapat hancur, dan akan banyak pembeli yang tidak percaya lagi kepada kita, buruk-buruknya penjual bisa gulung tikar. Anton berpesan kepada penjual lainnya agar tidak cepat putus asa karena semua butuh proses, jangan mau menerima uang instan dan jika ada pertanyaan dari calon pembeli, harus cepat direspons.

6 pantangan dalam berjualan online :

  1. Promosi Terlalu Gencar

    Beri tenggat waktu sebelum memposting pesan promosi berikutnya, bisa tiga hari atau satu minggu. Beri ucapan basa basi seperti menanyakan kabar sebelum menawarkan suatu produk. Hal ini perlu dilakukan untuk memberi kesan bahwa peran anda bukan sebagai robot penyebar pesan promosi. Jangan lupa bahwa pembeli adalah teman dan kenalan anda. Bukan orang tak dikenal yang mendadak disodori brosur promosi.

  2. Mencuri Hak Cipta

    Cobalah untuk lebih kreatif dengan menciptakan sendiri teks atau foto demi mempromosikan produk anda.

  3. Melebih-lebihkan Produk Jualan

    Jujur atas barang yang anda jual. Tidak perlu melebih-lebihkan jika barang KW sebut saja di bagian spesifikasi produk. Dengan begitu Anda tidak akan dituduh penipu.

  4. Memusuhi Penjualan Online Lain

    Sesama penjual online bukanlah musuh melainkan mitra. Ada banyak penjual online yang mencapai keberhasilan berkat kekompakannya dengan penjual lain. Penjual bisa saling melengkapi serta berbagi pelanggan, tips, dan pengalaman, sehingga tidak perlu ada persaingan tidak sehat diantara penjual.

  5. Malas Memberi Respons

    Usahakan selalu menjawab pertanyaan, walaupun bagi kita menyebalkan karena mendapat pertanyaan yang sama. Jangan lupa bahwa calon pembeli malah dapat menjadi calon pelanggan. Sekali mendapat respons yang tidak mengenakan maka mereka akan segera beralih ke lapak lain. Cobalah untuk memposisikan diri Anda sebagai pembeli, dengan begitu anda selalu punya kesabaran ekstra untuk merespons setiap pertanyaan.

  6. Melanggar Aturan Main

    Baca semua aturan main sebelum bergabung dalam online marketplace atau forum jual beli manapun. Patuhi dan pahami semua aturan yang ada karena, aturan dibuat demi kebaikan bersama bukan untuk merugikan penjual. Dengan mematuhi aturan, proses berjualan dapat lebih nyaman dan lancar.

 

Images: BukaLapak.com

Leave a Reply