Aktif Di Media Sosial

Penggunaan Media Sosial Dalam Marketing Online

Dengan total pengguna media soasial di dunia mencapai lebih dari 2 milliar, maka tidak heran jika sebanyak 76% pebisnis menggunakan media sosial sebagai sarana marketing mereka. Sehingga muncullah istilah marketing media sosial.

Menurut Alex Chris (ReliableCoft.net), marketing media sosial merupakan proses pembangunan kesadaran tetang diri, produk, atau jasa melalu berbagai kanal media sosial, yang memiliki tujuan utama:

  1. Memperbanyak trafik ke suatu situs
  2. Meingkatkan visibilitas suatu produk
  3. Menambah lebih banyak pengikut media sosial
  4. Mendapatkan lebih banyak pelanggan

Alex Christ menjabarkan, media sosial dapat begitu penting dalam bisnis, dikarenakan:

  1. Paling Cepat
    Media merupakan cara tercepat untuk menyebarkan pesai mengenai suatu produk atau barang. (Contoh: tweet di twitter, menyebar secara viral, lebih cepat dibandingkan televisi)
  2. Paling Lengkap
    Jutaan orang di seluruh dunia menghabiskan waktu dalam jejaring sosial, dari manapun mereka berasal dan dari kalangan manapun, sehingga dalam mencari pasar jejaring sosial sangatlah lengkap.
  3. Paling Tren
    Kampanye atau publikasi dengan menggunakan media sosial, merupakan hal yang sedang tren saat ini, dikarenakan orang lebih banyak memperhatikan apa yang ada didunia sosial media
  4. Paling Berpengaruh
    Banyak studi yang menjelaskan mengenai pengaruh besar media sosial dalam dunia usaha. Terbukti banyak perusahaan menggarapap akun secara serius demi mendapatkan banyak pelanggan.

Media Sosial merupakan kelanjutan dari mata rantai online, setelah terciptanya website/blog dan online marketplace. Media sosial memberi ruang tanpa batas untuk berlomba-lomba menawarkan sesuatu yang berbeda ke khalayak dunia maya, dan hal ini dimulai dengan cara:

1. Kenali Media Sosial yang Tepat

Sebelum memutuskan platoform media sosial mana yang pas untuk mempromosikan lapak online, kenali dulu ciri khas masing-masing, kita dapat mendaftar di banyak aplikasi media, namun tidak harus aktif disemuanya sekaligus.
Di Bukalpak.com terdapat fitur untuk berbagi info postingan dilapak online kita ke facebook dan twitter dengan sekali klik. Kedua media sosial ini dipilih karena dapat dikatakan dua aplikasi inilah yang sedang booming di Indonesia.

2. Buat akun terpisah

Baiknya pisahkan akun jualan dengan akun pribadi anda, jadikan akun pribadi tetap sebagai ajang bersosialisasi secara normal empat berbagi foto liburan dan hiburan. Sementara akun bisnis menjadi ajang berbagi cerita, promosi dan kampanye mengenai bisnis, yang baiknya diberi nama sesuai dengan nama toko online.

3. Optimalkan profil kita

Jika ingin tampil professional, tampilkan profil yang juga professional, terutama jika menyangkut toko online yang kita kelola. Profil yang meyakinkan, bukan saja memunculkan kepercayaan pelanggan, namun juga membuat diri kita dan toko online kita lebih mudah ditemukan mesin pencari google.

4. Integrasikan dengan blog dan toko online

Blog/website dan toko online di marketplace kita perlu dihubungan dengan aktivitas kita di media sosial, yang biasanya telah memiliki fitur khusus untuk menyambungkan. Bahkan di online marketplace BukaLapak juga telah memiliki fitur ini, yang mempermudah berbagi postingan ke facebook dan twitter.

5. Temukan orang-orang yang tepat

Temukan orang-orang yang tepat, lalu sapa dan libatkan diri dalam obrolan dan diskusi mereka, hadir ketika mereka mengadakan acara. Sudah terbukti bahwa kerja sama bisnis sering diawali dari pertemanan di media sosial. Jika kita tidak memanfaatkan peluang ini, sungguh sangat disayangkan.

6. Berbagi hal-hal menarik

Sama seperti blog, akun media sosial akan diminati banyak orang jika berbagi hal menarik, bisa cerita, tips, pengalaman, kesaksian dan banyak lagi. Jangan banjiri postingan media sosial kita dengan info jualan terus menerus,karena akan menggangu yang lain. Sesekali berbagi artikel berita, info, data menarik, dan sebagainya, dapat membuat halaman media kita menarik dan diikuti banyak orang.

7. Berinteraksi dan mengamati

Menyapa teman, rekan bisnis dan pelanggan selayaknya didunia nyata, membuat mereka merasa diperhatikan. Perhatikan apa yang mereka suka dan tidak, dari situ kita dapat memahami produk apa yang sebaiknya ditawarkan pada mereka.

8. Menjaga Frekuensi

Tidak ada batasan mengenai jumlah postingan dalam media sosial, terlebih twitter, justru kicauan yang paling lantang dan merdu akan semakin dilirik. Namun perlu diperhatikan frekuensinya, jangan sampai kita terlalu aktif seharian di media ini, dan membisu berhari-hari. Aturlah dinamika posting, agar audiens tidak terlalu merasa berlebih mendengar kita.

9. Jangan Egois

Sama dengan bergaul didunia nyata, bergaul di media sosial juga memerlukan timbal balik. Di twitter dan facebook sering ada sesama penjual online yang meminta pertolongan kita untuk meneruskan informasi yang mereka sampaikan ke teman-teman kita. Di twitter dikenal dengan, istilah Retweet, sedangkan di Facebook dikenal dengan nama share.

Lakukanlah bila kita menganggapinya sebagai orang yang bisa berteman baik. Kelak ketika kita ingin melakukan hal yang sama, orang lain kemungkinan besar akan melakukannya pula dengan senang hati. Hal ini sangat berguna bagi perkembangan bisnis online kita.

10. Tetap profesional

Tidak semua pengguna media sosial merupakan orang yang baik, ada saja penipu yang mencoba menjatuhkan dagangan kita. Ketika hal ini terjadi jangan sampai terpancing, karena hal ini dapat membuat kita mengetikan kata-kata kasar yang mebuat citra bisnis kita menjadi buruk di mata pelanggan. Lebih buruk lagi, kita bisa dikenai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Bersikaplah professional dalam menanggapi respon negatif maupun positif.

 

Images: oorjit.com

Leave a Reply