HIV/AIDS Sangat Mengkhawatirkan

JEMBER, KOMPAS.com — Jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Jember, Jawa Timur, sudah mencapai angka yang cukup mengkhawatirkan.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Olong Fajri Maulana, Kamis (20/10/2011), jumlah orang dengan HIV/AIDS (ODHA) hingga Agustus 2011 lalu sebanyak 513 penderita, dengan kematian sebanyak 65 orang.

Sebanyak 18,5 persen dari ODHA tersebut adalah ibu rumah tangga. Hal ini diungkapkan oleh Olong Fajri Maulana di Jember, Jawa Timur, Kamis, saat rapat koordinasi penanggulangan HIV/AIDS.

Kondisi sangat memprihatinkan ini terjadi karena HIV/AIDS tidak hanya menyerang populasi risiko, tetapi menimpa ibu rumah tangga tertular suami yang telah mengidap HIV/AIDS.

“Angka itu adalah jumlah penderita yang ketahuan. Saya rasa masih ada yang belum terpantau, mereka yang berisiko tertular enggan melakukan pemeriksaan di rumah sakit atau klinik VCT,” lanjut Olong.

Untuk menekan angka penderita HIV/AIDS pada tahun 2012, sedianya Komisi Penanggulangan AIDS Jember memprioritaskan sosialisasi kepada penduduk usia 15-24 tahun. Ini menyesuaikan indikator Millenium Development Goals (MDGs) mengenai HIV/AIDS bahwa penduduk usia 15-24 tahun yang memiliki pengetahuan komprehensif tentang HIV/AIDS harus mencapai 75 persen.