Anggaran Jaminan Persalinan Menjadi Rp 500 Miliar

JAKARTA, KOMPAS.com – Kenaikan anggaran Kementerian Kesehatan tahun 2012 diharapkan dapat meningkatkan dana, bagi pembiayaan program jaminan persalinan.

Melalui program yang telah berlangsung beberapa waktu ini, diharapkan membantu kaum ibu untuk mendapatkan pelayanan persalinan yang baik dan benar. Ini untuk menekan angka kematian ibu akibat melahirkan di Indonesia yang masih tergolong tinggi.

Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran, Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan, Tini Suryanti Suhandi, mengatakan itu Senin (5/9/2011) di Jakarta, usai mengikuti acara halal bihalal bersama Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih bersama karyawan.

Tini mengatakan, kementeriannya dipastikan mendapatkan tambahan anggaran, dari Rp 26 triliun di tahun 2011, menjadi Rp 28 triliun. “Meski mendapatkan kenaikan anggaran, secara persentase turun karena APBN juga naik,” ujarnya.

Persentase anggaran untuk Kementerian Kesehatan pada tahun 2011 sekitar 2,25 persen. Tahun 2012 bakal turun menjadi 1,99 persen.

Meski demikian, Kementerian Kesehatan bakal memanfaatkan kenaikan anggaran dan efisiensi penggunaan anggaran untuk memprioritaskan program yang bersentuhan masyarakat langsung. Program-prgram itu antara lain Jaminan Persalinan, Jaminan Kesehatan Masyarakat, dan menyediakan tenaga kesehatan di daerah terpencil.

Anggaran bagi jampersal diharapkan naik dari Rp 350 miliar menjadi Rp 500 miliar. Menurut Tini, hal itu sudah diusulkan kepada badan anggaran DPR.