Sudahi Polemik Susu Berbakteri…

JAKARTA, KOMPAS.com – Komisioner Badan Perlindungan Konsumen Nasional Indah Sukmaningsih meminta polemik sampel susu bubuk formula dan makanan bayi yang terkontaminasi Enterobacter sakazakii segera diakhiri. Indah mengatakan, penyelesaiannya bisa dengan mengumumkan merek susu yang dimaksud atau tidak mengumumkannya sama sekali.

“Kalau saya sih ya, untuk apa diumumkan, apa sih yang mau dicari? Tapi karena sudah seruan anggota DPR, orang-orang ‘pokoknya merek’, ya sudah telanjur, semua minta merek. Ya kasih saja sudah. Tapi kan kalau ngomong aspek kesehatannya sudah enggak ada (masalah) lagi,” kata Indah di Warung Daun Cikini, Sabtu (19/2/2011).

Karena itulah, Indah mengatakan, IPB perlu membuka karena tuntutan publik. Tapi pada dasarnya, tak ada manfaat apa-apa untuk konsumen jika dikatakan ini demi kepentingan konsumen.

“Setelah tahu mereknya, konsumen mau tidak percaya? Lah penelitian terbarunya dan juga penelitian BPOM kan sudah menunjukkan tidak ada apa-apa lagi,” katanya, tegas.

Hanya saja, Indah mengatakan, IPB harus mempertimbangkan kembali mekanisme dan tata caranya dalam mempublikasikan jurnal dari riset yang bertujuan sebagai dasar untuk riset lainnya.

“Besok harus ada pembedaan untuk mengumumkan riset untuk riset, atau untuk monitoring produk yang ada di pasaran. Ini pembelajaran yang baik bagi kita semua,” ujarnya.