IMPIAN YANG TERHAMBAT DANA

“aku adalah anak dari seorang buruh di sebuah pabrik. Cita-citaku ingin menjadi dokter yang bisa mengobati semua orang, aku prihatin karena banyak orang-orang di sekitarku yang saat menderita sebuah penyakit tetapi tidak bisa berobat hanya karena masalah biaya. Tetapi sekolah sekarang ini sudah semakin mahal, jadi sekarang aku hanya bisa pasrah pada keadaan yang melilitku saat ini. Impianku terpaksa harus kurubah sesuai dengan kemampuan ekonomi keluargaku.”

Teman kisah tentang putusnya harapan akibat kemiskinan di Indonesia ini tentunya sudah umum kita dengar, bahkan sampai menjadikan seorang anak terlantar di jalanan. Kemiskinan di Indonesia negara kita ini sebenarnya apakah benar-benar merupakan hal yang umum?

Kata orang, Indonesia adalah negara yang subur dan pariwisatanya indah, tapi kebayang gak mengapa di negara kita yang “kaya” ini masih banyak yang menderita kemiskinan. Belum lagi biaya pendidikan yang semakin melambung.

Ekonomi yang semakin melilit tentu hanya akan membuat keterpurukan bangsa kita, korupsi yang semakin meraja juga tentu akan menjadikan negara semakin miskin. Yang menjadi korbannya pada akhirnya tentu rakyat kecil.

Teman yang kita butuhkan sekarang adalah kesadaran dari diri kita, yaitu untuk tidak ikut melakukan korupsi atau KKN lainnya. Selain itu juga kesadaran kita untuk ikut program anak asuh, atau sejenisnya. kita turut berharap para pembaca warungcurhatjuga ikut mengurangi jumlah kemiskinan dengan terus hidup berhemat.

Belilah hanya barang buatan Indonesia yang terbaik karena banyak aneka kerajinan dan barang ‘made in Indonesia” itu buatan anak-anak yang kurang beruntung dalam mengenyam pendidikan lho. Teman, semoga apa yang kita share kan ini bisa ikut menggugah kalian agar berpartisipasi dalam mengentas kemiskinan bangsa kita. 🙂

Leave a Reply