Tetap Semangat Meski Lanjut Usia

JAKARTA, KOMPAS.com – Ratusan orang lanjut usia (lansia) menggerakkan tangan ke atas dan bawah, bertepuk tangan, bergoyang pinggul, dan berteriak “Hoi” mengikuti irama musik senam Lansia dalam acara Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional yang diselenggarakan Kalbe Farma, di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (13/6/2010).

Meskipun rambut telah memutih, mereka tampak semangat mengikuti instruktur senam Lansia tersebut. “Umur 88, masih aktif saya, aku masih kuat,” ujar seorang lansia kepada lansia lainnya sebelum bersenam.

Setelah 30 menit mengolah raga, para lansia yang hadir tersebut menerima semangkuk bubur kacang hijau dari pihak penyelenggara. Mereka juga kemudian akan mendapat pengecekan kesehatan gratis.

Selain itu, mereka akan mengikuti permainan bertema Golden Race for Golden Years yang terdiri dari permainan tebak lirik lagu, belajar dansa bersama Him Damsyik, dan melakukan kegiatan kreatif untuk lansia.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional yang digelar di Taman Kridaloka, Gelora Bung Karno tersebut dibuka resmi oleh Direktur Kalbe Farma, Herman Widjaja, Sekjen Komnas Lansia, Toni Hartono, Senior Advisor Kalbe Farma, dr Boenjamin Setiawan, dan dr Sadoso Sumosardjuno SpKO.

Adapun yang digolongkan lansia adalah orang yang berusia 60 tahun ke atas. Hari Lanjut Usia Nasional mulai dicanangkan Presiden Soeharto pada 1996 dengan maksud meningkatkan kesejahteraan kaum lanjut usia.