Tes Kesehatan Calhaj Mulai Disiapkan

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Kesehatan sudah mulai menyiapkan pelayanan pemeriksaan dan pembinaan kesehatan bagi para calon jemaah haji.

"Puskesmas sudah siap melakukan pemeriksaan kesehatan calon jemaah untuk mengetahui status kesehatan awal mereka. Seluruh puskesmas di kecamatan bisa melakukannya," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Wan Alkadri di Jakarta, Rabu (2/6/2010).

Menurut dia, pemeriksaan kesehatan awal yang dilakukan meliputi pemeriksaan kesehatan fisik dan mental beserta pemeriksaan laboratorium untuk mendukung diagnostik. "Untuk pemeriksaan kesehatan, Puskesmas akan merujuk ke fasilitas laboratorium," katanya.

Ia menjelaskan pemeriksaan kesehatan awal tidak dimaksudkan untuk menentukan layak tidaknya seorang calon jemaah berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Pemeriksaan awal, kata dia, dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan serta menentukan rekomendasi pemeliharaan kesehatan bagi mereka.

"Yang kondisinya sempurna dan bisa menjalankan ibadah secara mandiri diminta mempertahankan kondisi supaya tetap fit saat harus berangkat, yang ada kelainan disarankan menjalani perawatan, yang sakit disarankan menjalani terapi dan mendapatkan pendampingan," katanya.

Pada 2010 pemerintah akan memberangkatkan sekitar 211 ribu calon jemaah haji ke tanah suci, sesuai kuota yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi. Calon jemaah haji dijadwalkan mulai masuk asrama haji pada 13 Oktober dan mulai diberangkatkan pada 14 Oktober.