Perilaku Menghormati Lansia Masih Kurang

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Panitia Hari Lanjut Usia Nasional Provinsi DKI Jakarta, Djoko Haryanto, menilai bahwa generasi muda saat ini masih kurang menghormati lansia.

“Sikap dan perilaku generasi kini kurang menghormati lansia. Selain itu, perlu ada tanggung jawab sosial untuk kesejahteraan lansia,” ungkapnya, Rabu (9/6/2010) di Jakarta.

Dia mengatakan, perlu suatu komitmen bersama antara masyarakat, pemerintah, dan unsur lainnya agar permasalahan terkait lansia dapat teratasi. Lansia sering kali terbentur pada permasalahan ekonomi dan sosial. Masalah ekonomi terjadi ketika lansia sudah tidak lagi produktif secara mandiri.

Terkait masalah sosial, lansia juga mudah terperangkap pada perasaan kesepian. Maka dari itu, tidak aneh jika Pusat Satuan dalam Keluarga (Pusaka) bekerja sama dengan Pemda DKI Jakarta mengusung tema “Kita Galang Kemitraan Masyarakat dan Keluarga Menuju Lanjut Usia Sehat dan Mandiri” dalam peringatan kali ini.

Puncak peringatan Hari Lanjut Usia Nasional untuk Provinsi DKI Jakarta diadakan di Pentas Seni, Ancol, Jakarta Utara. Sekitar 2.000 lansia dari berbagai perkumpulan memadati lokasi tersebut. Acara dimeriahkan dengan penampilan artis Iwan Fals, Dewi Sandra, dan D’massiv.

Sebelumnya, Pusaka juga sudah melakukan berbagai kegiatan memperingati Hari Lanjut Usia Nasional, seperti perlombaan, Gerakan Sayang Kakek dan Nenek, pemberian santunan sosial, penyerahan piagam penghargaan kepada tokoh masyarakat, serta pelayanan kesehatan gratis.

“Khusus gerakan sayang kakek dan nenek, kami membantu kunjungan rumah bagi para lansia tidak mampu untuk bertemu dengan cucu-cucunya,” ungkapnya saat membuka acara ini.