Konsumsi Susu Nasional Rendah

JAKARTA, KOMPAS.com – Susu segar secara alami mengandung mineral dan zat gizi penting. Konsumsi susu setiap hari bisa memperbaiki status gizi anak. Sayangnya, konsumsi susu di Indonesia masih sangat rendah.

Konsumsi susu nasional saat ini baru mencapai 10,47 liter perkapita pertahun. Jumlah itu masih jauh di bawah Malaysia 27 liter, Jepang 37,8 liter atau Amerika 83,9 liter.

“Indonesia masih berada di urutan kedua dari bawah” kata Prof.Zaenal Bachrudin, Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Kementerian Pertanian.

Zaenal menambahkan, faktor utama yang jadi penyebab rendahnya konsumsi susu adalah tingginya harga susu olahan, serta belum membudayanya kebiasaan minum susu di kalangan masyarakat. Dilihat dari jenis susu yang dikonsumsi, susu bubuk merupakan jenis yang paling banyak dikonsumsi yakni mencapai 43,3 persen.  Sedangkan  bentuk UHT 4,6  persen, susu steril 2,7 persen dan susu pasteurisasi 1,2 persen.

“Di negara maju susu segar lebih banyak dikonsumsi karena susu segar lebih banyak mengandung protein aktif,” kata Zaenal dalam acara seminar dalam rangka Hari Susu Nusantara di Jakarta, Selasa (29/6/2010).