STOP TRAFFICKING!!!

Dalam tayangan iklan di salah satu stasiun televisi di luar negeri, digambarkan kehidupan berbeda dua orang anak. Dalam salah satu slide digambarkan seorang anak kecil di barat sedang bangun dari tidur untuk memulai aktifitas seharinya. Seusai mandi anak tersebut turun kebawah untuk menikmati sarapan hangat buatan ibunya.

Setelah itu si anak berangkat ke sekolah dengan bus. Sesampainya disekolah anak tersebut disambut oleh seorang guru yang baik dan sabar dalam mengajari pelajaran. Sepulang sekolah pun anak tersebut langsung bergegas tidur siang.
Sedangkan pada slide satunya lagi, digambarkan seorang anak kecil asia dengan tubuh dan pakaian yang dekil dibangunkan oleh seorang mandor wanita yang galak. Setelah bangun anak tersebut menikmati sarapan nasi bungkus yang sudah dingin bersama teman-temannya yang lain.

Lalu anak tersebut bergegas menuju tempat kerjanya di pabrik sepatu. Di pabrik tersebut si anak bekerja men”sol” sepatu-sepatu yang belum jadi. Jika terjadi kesalahan maka anak tersebut harus rela dipukul oleh mandor wanita yang jahat tersebut.

Pada akhir penayangan iklan, diceriterakan ternyata sepatu yang dipakai oleh anak kecil barat adalah sepatu yang dibuat oleh anak kecil asia tersebut. Iklan ini sendiri untuk mengingatkan kita lagi, betapa penjualan dan pekerja anak dibawah umur di seluruh dunia ini masih sangat banyak jumlahnya. Seorang anak yang seharusnya bisa bermain dan sekolah bersama teman-teman sepantarannya harus rela mengerjakan pekerjaan orang dewasa.

Sudah saatnya kita juga ikut mengurangi dan mengentaskan trafficking dengan mengeksploitasi anak-anak kecil. Dimanapun saat kita menemukan kasus seperti itu akan lebih baik jika kita langsung melaporkannya pada pihak yang berwajib. Jika hal tersebut menimpa keluarga kita sendiri tentu akan sedih rasanya.

Leave a Reply