100% Fauna Milik Indonesia

Negara kita memang punya beragam budaya, tapi jangan lupa bumi pertiwi ini juga kaya dengan spesies fauna yang hanya ada di Indonesia, tapi mereka… TERANCAM ke-PUNAH-an !

Pulau Sumatera

Orang Utan Sumatera  (Pong Abelii)

Asal: Nangroe Aceh Darussalam

  • Di alam liar hanya tersisa 7300 ekor.
  • Makanan favorit mereka adalah buah beringin dan nangka.

Sumatran Water Shrew  (Chimarrogale Sumatrana)

Asal: Padang

  • Mamalia mirip tikus yang dapat berjalan di atas air karena memiliki bentuk kaki yang khas.
  • Jalan masuk tempat tinggalnya biasa di bawah air.

Kelinci Belang Sumatera  (Nesolagus Netscheri)

Asal: Bukit Barisan, Sumatera

  • Begitu sedikitnya sampai saat ini hanya pernah terlihat tiga kali di alam liar.
  • Memiliki bulu belang yang sangat khas.

Harimau Sumatera  (Panthera Tigris Sumatrae)

Asal: Sumatera

  • Hanya tersisa sekitar 400 ekor – 5 ekor.
  • Merupakan spesies harimau terkecil.

Buaya Senyulong

Asal: Sumatera Selatan

  • Buaya yang bermulut panjang dan sempit.
  • Hidup di kawasan hutan rawa gambut Merang Kepayang, Banyuglincir, Kabupaten Musi Banyuasin.

Menurut pejabat Wahana Bumi Hijau (30/9), kepunahan disebabkan:

  • Penebangan liar yang merusak tempat tinggal buaya.
  • Cara penangkapan ikan dengan menyetrum, mengakibatkan buaya mati.

Pulau Jawa & Bali

Elang Jawa  (Spizaetus Bartelsi)

Asal: Jawa Barat

  • Hanya tersisa 137-188 pasang.
  • Awalnya sempat dikira sama dengan Elang Brontok.

Badak Jawa  (Rhinoceros Sondaicus)

Asal: Jawa Barat

  • Hanya tersisa 40-50 ekor di Jawa dan kurang dari 8 ekor di Vietnam.
  • Diburu karena culanya yang berharga untuk pengobatan tradisional China.

Jalak Bali   (Leucopsar Rotschildi)

Asal: Bali

  • Ditemukan tahun 1910.
  • Ada 72 ekor di Taman Nasional Bali Barat, dan
  • Sekitar 200 ekor ditangkarkan oleh para aktivis peduli satwa langka.

Pulau Kalimantan

Katak Tanpa Paru-Paru  (Barbourula Kalimantanensis)

Asal: Kalimantan

  • Pernah dinyatakan punah pada tahun 1978, tapi ditemukan kembali Tahun 2007.
  • Satu-satunya katak yang tidak memiliki paru-paru.
  • Dia bernapas dengan pori-pori kulitnya.

Ular Lumpur Kapuas   (Enhydris Gyii)

Asal: Pontianak, Kalimantan Barat

  • Spesies yang baru ditemukan dan dipublikasikan tahun 2005.
  • Punya kemampuan berubah warna.

Pulau Sulawesi

Burung Maleo Senkawor (Macrocephalon Maleo)

Asal: Sulawesi Utara dan Tengah

  • Hidup di Tanjung Matop, Toli-toli, Sulawesi Tengah.
  • Ukuran telurnya  5 kali telur ayam.
  • Tahun 1980 masih mencapai 5000 ekor, saat ini jumlahnya tinggal 500-an ekor.

Staf Dinas Kehutanan setempat, mengatakan (30/9), setiap tahunnya satwa ini terancam punah yang disebabkan karena:

  • Ditangkap masyarakat untuk dikonsumsi.
  • Telur-telurnya juga habis diambil warga, sehingga burung ini tak lagi dapat berkembang biak. Karena harga jual telur burung maleo cukup tinggi, yakni Rp5.000-Rp7.000 per butir.

Nusa Tenggara Timur  – Nusa Tenggara Barat, Sumba  –  Sumbawa

Komodo   (Varanus Komodoensis)

Asal: Pulau Komodo, Flores

  • Kadal terbesar di dunia yang memiliki panjang ekor sama dengan tubuhnya.
  • Kurang dari 2000 ekor yang tersisa di dunia.
  • Jadikan Komodo National Park sebagai 7 keajaiban dunia, wujudkan dengan melalui vote di http://www.new7wonders.com/nature/en/vote_on_nomineos.

Kura-Kura Berleher Ular Pulau Rote  (Chelodina Mccordi)

Asal: Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur

  • Baru memiliki nama spesies pada tahun 1994.
  • Banyak diminati oleh para kolektor satwa langka dari luar negeri, sehingga sering diperdagangkan secara ilegal.

Leave a Reply