Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya

Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya

Satu lagi buku yang kita rekomendasikan, yaitu “Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya”. Memang kesan pertama kita saat membaca judul buku ini akan terlihat sangat lucu. Lihat saja cover depannya yang menggambarkan wajah seekor cacing yang sangat mencintai kotorannya. Tetapi dibalik judul dari buku ini sendiri ternyata terkandung makna yang berbeda.

Buku karangan Ajahn Brahm ini merupakan salah satu buku bestseller yang telah terbit dalam 20 bahasa. Banyak hal yang bisa kita dapat dari buku special ini. Kebanyakan isi buku ini untuk mengajarkan kita makna dan arti serta bagaimana mengubah paradigma kita untuk menjalani kehidupan kita.

Contohnya saja, dalam bab 1 ia bercerita bagaimana ketika beliau menjalani kehidupan biksu. Ketika itu ia sedang ditugaskan untuk membangun sebuah tembok di biara. Setiap bata ia susun agar terbentuk sebuah tembok yang indah dan kokoh. Tetapi setelah ia menyusun bata demi bata hingga terbentuk sebuah tembok yang indah, ketika ia melihat hasil karyanya tersebut, ternyata terdapat dua buah bata yang terpasang miring.

Ia berpikir untuk mebongkar tembok bata itu kembali, tetapi semen yang melapisi bata-bata tersebut telah mengeras. Akhirnya ia mulai tidak percaya diri untuk menunjukkan hasil karyanya pada setiap pengunjung yang akan mengunjungi biara tersebut. Hingga akhirnya suatu kali ada seorang pengunjung yang tanpa sengaja melihat tembok yang ia buat. Di luar dugaannya, pengunjung itu memuji hasil karyanya. Pengunjung itu berkata bahwa ini adalah tembok yang sangat indah.

Karena penasaran, ia pun bertanya pada pengunjung tersebut. Bukankah dalam tembok itu terdapat dua buah batu bata yang miring, mana mungkin tembok itu terlihat indah? Si pengunjungpun menjawab, bahwa ia tidak melihat dua buah batu bata yang miring itu, tetapi ia melihat keseluruhan tembok yang tersusun rapi dan indah. Sama seperti ketika kita menjalani kehidupan kita. Kita tidak pernah melihat keberhasilan dan hal indah dalam hidup kita, tetapi kita selalu cenderung melihat dua nuah bata yang miring itu.

Nah, bagaimana teman-teman pasti sudah gak sabar mau membaca buku ini. Buku ini adalah buku yang akan memberi kita banyak pelajaran baru tentang cara kita memandang hidup kita. Okay selamat membaca ya. Jangan lupa juga untuk ikut berdiskusi dalam blog kita ini.

Leave a Reply