Polah Asuh Anak

Seorang anak itu ibarat kain putih yang belum tergambar dan tercoret oleh noda apapun. Hal yang perlu diingat adalah bahwa seorang anak itu selalu meniru dunia orang dewasa. Karakter mereka belum sepenuhnya terbentuk, apa yang mereka pelajari berasal dari apa yang mereka lihat di sekitarnya. Contohnya saat ia melihat ibu mereka berdandan tentunya sang anak akan dengan lugunya meniru tindakan tersebut.

Lalu gimana sih yang harus dilakukan orang dewasa untuk membentuk karakter baik seorang anak? Dewasa ini kita tahu bahwa pendidikan secara moral itu sudah hampir tidak ada lagi, dan hal itu pula juga yang membuat kualitas sumber daya manusia semakin menurun. Pendidikan akhlak sendiri digunakan untuk menciptakan keharmonisan manusia. Bagaimana jadinya bila seorang anak kurang pendidikan moral sejak kecil? Saat mereka dewasa mereka pasti juga akan meniru pola asuh dari kedua orang tua mereka dulu. Akibatnya terjadi kemerosotan moral manusia juga.

Lalu gimana cara kita mensiasatinya? Seperti yang kita tahu bahwa di jaman globalisasi saat ini banyak orang tua yang hanya sibuk bekerja untuk mencari uang sebanyaknya, akibatnya anak mereka sendiri hanya terdidik secara materi tanpa adanya pengawasan langsung dari orang tua. Hal ini perlu kita koreksi kembali sebagai orang tua. Sebagai orang tua kita jangan hanya selalu mementingkan materi bagi anak kita, sehingga kita jadi melupakan hal terpenting bagi seorang anak yaitu kasih sayang dan kepedulian dari orang tua.

Seorang baby sitter yang kita sewa hanyalah alat untuk membantu kita dalam menjaga anak, tetapi pertumbuhan karakter anak kita sendiri tergantung dari kita sebagai orang tua. Pola asuh yang telaten dan sabar adalah kunci sukses kita sebagai orang tua dalam menciptakan karakter baik seorang anak. Yang perlu kita ingat bahwa seorang anak tidak bisa kita salahkan. Pola asuh kitalah yang menyebabkan penyimpangan kehidupan remaja nantinya.

Ketika anak kita melakukan kesalahan itu adalah hal yang wajar. Kita hanya perlu membimbing anak untuk jadi lebih baik. Sebagai orang tua, sudah menjadi tugas kita untuk mencurahkan waktu bagi buah hati kita. Mungkin nantinya akan ada berbagao sikap menyimpang mereka yang mungkin membuat kita hilang control dan kesabaran, dan bila hal itu terjadi maka penanganan pertama adalah kita segera melakukan intropeksi diri. Sudahkah kita bertingkah laku baik di depan anak-anak kita?

Anak itu ibarat cermin yang akan meniru segala tindakan dan ucapan kita. Kesabaran adalah kunci utama pendidikan dini anak kita, mungkin nantinya akan ada berbagai pertanyaan-pertayaan aneh yang dilontarkan si kecil untuk kita, tetaplah bersabar dalam menjawab setiap pertanyaan yang diajukannya. Ingatlah bahwa anak itu kadang bisa memberi kita pelajaran berharga yang tidak akan bisa kita duga sebelumnya. Ingatlah untuk tidak menunjukkan perlakuan kasar seperti tindakan memukul atau memaki anak kita karena secara psikologis hal itu akan tertanam di pikirannya sampai ia dewasa kelak. Gimana menurut teman-teman?

Leave a Reply