Syukur Untuk Hari Ini

You may also like...

2 Responses

  1. Don says:

    Saat membuka mata, gue selalu merasa bersyukur, karena masih diberi kesempatan untuk hidup satu hari lagi. Bukan karena gua takut akan kematian, tapi gua takut belum maksimal menabung kebaikan dalam hidup gua selama ini. Gua percaya dengan apa yang dinamakan hukum karma, apa yang kau tanam, itulah yang akan kau tuai, walaupun pada prakteknya, kebaikan itu belum tentu dibalas dengan kebaikan pula. Memang, saat air susu dibalas dengan air tuba, pertama kali gua akan sangat marah, tapi setelah beberapa saat gua akan mulai merenungkan apa yang sesungguhnya terjadi, apa yang membuat gua dijahatin, dan jika beberapa saat ternyata gua masih tidak bisa menemukan kesalahan gua, gua akan mulai share kepada orang terdekat, untuk mengetahui pendapat pribadi mereka. Jika mereka ternyata tidak menemukan kesalahan gua juga, maka gua akan melepaskan semua kekesalan dengan bernyanyi sepuasnya sampai kelelahan, supaya keluar semua ganjalan di hati gua. Karena ada kata2 nyokap gua yang akan selalu gua ingat, bahwa kebencian jika disimpan didalam hati, maka ketidakbahagiaan akan tampak begitu jelas di wajah kita yang begitu dipenuhi dengan kebencian. Itukah yang kita inginkan ????
    Tiap manusia dilahirkan membawa sifat masing2. Kita tidak bisa memaksakan diri seseorang untuk berubah seperti yang kita inginkan. Karena pada akhirnya, dia juga akan memaksa kita jadi seperti yang dia inginkan. So, apa yang harus dipusingkan. Kalau semua orang sependapat, tidak akan ada yang namanya demokrasi. Tidak akan ada warna dalam hidup ini. Semuanya seragam. Kita yang harus belajar untuk menerima kesalahan, kritik, dan saran untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi. Tuhan menciptakan kita untuk menjalankan suatu misi. Tiap orang memiliki misi yang berbeda, tapi yang pasti untuk menciptakan keadaan yang lebih baik, bagi sesama manusia, dan juga bagi dunia. Karena itulah kita sebagai pribadi terus berubah hari demi hari, namun bukan dalam artian negatif, tapi untuk jadi lebih sabar, pandai, pengertian, dan memiliki hati nurani yang baik. Oleh karena itu, masih belum terlambat bagi kita untuk terus berubah jadi lebih baik lagi dan bersyukurlah atas kesempatan yang masih tetap ada ini. Semoga berhasil

  2. Phei says:

    percaya atau tidak ya, hukum karma itu berjalan tanpa kita sadari lho.
    Orang yang mungkin sekarang ini berbuat jahat mungkin sepertinya mereka bisa bebas menikmati hasil kejahatannya.
    Contohnya, pemeras, koruptor, tukang fitnah, si sombong, sampai dengan pembunuh.

    Sudah ada beberapa kisah yang pernah warungcurhat dengar menjadi bukti adanya karma hidup.
    Seperti cerita tentang seorang tukang tembak pada jaman penjajahan jepang dulu, sekarang di hari tua orang itu dia cuma bisa berbaring karena kena stroke dan keluarganya terpisah.

    Ada juga orang yang dulu tukang fitnah orang, sekarang ternyata anak-anak nya broken home semua.
    Memang karma itu ga bisa kita dapet segera, tapi pasti ada suatu waktu kita kena batunya.

    Memang yang paling tepat kita tetap menabur kebaikan dan berlapang dada menerima keburukan yang menimpa kita.
    Karena semua pasti akan indah saat waktunya tiba:)

Leave a Reply