My Wedding Dreams

You may also like...

3 Responses

  1. Don says:

    Mengingat keadaan ekonomi yang super sulit belakangan ini, alangkah baiknya jika kita tidak menghambur2kan uang untuk menyelenggarakan pesta pernikahan yang megah dan akbar seperti yang diulas diatas, walaupun pernikahan mewah itu merupakan impian hampir semua orang. Kecuali jikal kita memang secara finansial sangatlah berlebihan, silakan saja.
    Patut dipahami bahwa definisi dari pernikahan itu sendiri adalah untuk menyatukan 2 pribadi yang saling mencintai dan bersedia dengan rela untuk berkomitmen satu sama lain, membentuk keluarga yang bahagia dan sejahtera, secara sah di hadapan hukum dan agama. Jadi, pesta perjamuan itu sendiri sesungguhnya hanyalah ungkapan berbagi kebahagiaan pada kerabat.(hanya embel2 belaka yang boleh dilakukan atau tidak). Seharusnya, kita lebih memfokuskan pada kesiapan diri kita dan pasangan dalam melangkah ke arah komitmen yang lebih serius, sehingga perkawinan itu nantinya bisa bertahan sampai akhir hayat melewati segala rintangan yang menghadang.

  2. Yogi says:

    Aku juga setuju. Apalagi hidup pernikahan yang sesungguhnya itu bukan sebelum atau saat pesta, tetapi setelah pernikahan. Pesta pernikahan, menurut aku, bukan hari untuk “show off”. Apalagi kalau mesti bayar sendiri. ‘Kan uangnya mending buat biaya rumah tangga =)

  3. Phei says:

    sepertinya memang banyak ya yang setelah nikah bilang begitu, sukses aja deh buat mereka yang mau atau udah pada nikah^^

Leave a Reply