Gunakan Otakmu

Ada istilah yang mengatakan “Gunakan otakmu melebihi nafsumu”. Bagi teman-teman yang pertama kali mendengar istilah ini mungkin masih bingung, dan istilah ini masih ambigu, coba deh kita teliti satu persatu, hehe…

Kalo dipikir-pikir lagi istilah ini cocok untuk kita gunakan di kehidupan kita sekarang, karena dalam era modern saat ini kebanyakan orang-orang lebih mengandalkan emosi maupun nafsu mereka dalam bertindak daripada memakai logika. Misalnya nafsu untuk memiliki, maupun nafsu untuk memaki. Segala nafsu dan emosi negatif pokoknya.

Bahkan diri kita sendiri juga tidak luput terbutakan dengan nafsu dan emosi yang negatif. Karena tuntuan jaman kita ikut terbawa daya pikat untuk hidup konsumtif, mulai dari kebutuhan trend busana sampai mode rambut yang sudah pasti dibutuhkan pengeluaran lebih. Untuk menata rambut saja orang sampai rela ngeluarin uang sampai jutaan. Ada juga yang sekali belanja bisa sampai puluhan juta.

Ini cerita dari teman saya sendiri, dia juga tipe lelaki yang gila mode dan selalu tampil menonjol di setiap acara. Misalnya ketika dia mau jalan-jalan ke mall saja selalu nyempatin diri mampir ke salon dulu, bahkan sampai punya hair stylist langganan. Whoah… itu cowok lho padahal, gimana dengan wanitanya? Pasti tidak kalah heboh biaya yang dikeluarkan.

Jika dipikir-pikir lagi kalo kita terus-terusan ngikutin nafsu untuk tampil sempurna tanpa memikirkan dulu manfaatnya, bisa-bisa kita mengalami kebangkrutan hanya untuk memuaskan ego dan gengsi kita, dan yang sudah pasti gak akan ada habisnya.

Sekarang coba deh kita mulai menggunakan otak kita terlebih dulu, jangan hanya mentingin nafsu kita dalam bertindak. Sudah banyak juga lho yang menyesali perbuatan yang gak dipikir dulu. Akibat yang ditimbulkan pasti buruk, misalnya saja karena emosi seseorang membunuh temannya, dan setelah logikanya berjalan baru deh kita menyesal setelah semua terjadi. Gimana menurut kalian?

Leave a Reply