M-E-N-G-E-T-I-K

Lima pemuda pemudi dalam sebuah mobil yang sedang melaju di sebuah jalan tol yang tidak terlalu padat. Salah seorang dari mereka adalah pengemudinya. Melajukan mobilnya dengan kecepatan 60 km/jam. Kecepatan normal bagi pengemudi di jalan tol.

Ke lima penumpang ini sedang disibukkan dengan benda elektronik yang sekarang sedang ‘in’, yaitu telepon seluler/ hand phone, black berry. ketik sana, ketik sini, demikian juga si pengemudi, sebentar-sebentar membaca dan mengetik di telepon selulernya. Mengobrol pun jarang mereka lakukan antar ke limanya.

Tiba-tiba pengemudinya dikagetkan oleh melajunya sebuah truck yang melintas di hadapannya dengan kecepatan 80 km/jam, tapi karena pengemudi tidak siap dengan keadaan kendaraan yang diluar perhatiannya, sehingga membuatnya kaget dan membanting setirnya dengan cepat ke arah tepi jalan tol dan mobil pun terguling, membuat semua penumpangnya tewas seketika.

Menurut riset di Amerika, kecelakaan beberapa tahun terakhir ini, paling banyak disebabkan karena mengetik dalam keadaan sedang  mengemudi. Sedangkan korban terbanyak adalah dari kalangan anak-anak muda di bawah umur 19 tahun.

Bagaimana dengan di Indonesia ? seperti riset secara khusus seperti di negara Paman Sam itu belum dilakukan, tapi kalau kita perhatikan di jalan-jalan, bukan hanya yang mengemudi mobil saja yang mengetik ria, tapi yang sedang mengemudi motor pun juga bisa sambil mengetik, alias ber-sms-an.

Leave a Reply